GITET Binjai Sudah Beroperasi

(Medan, 10/8) GITET Binjai 275/150 kV berkapasitas 2 x 250 MVA merupakan proyek transimisi yang menjadi bagian pendukung program proyek percepatan PLTU 10.000 MW tahap I dimana salah satunya adalah proyek PLTU Pangkalan Susu (2 x 220 MW).

Direktur Operasi Indonesia Barat PT PLN (Persero) Harry Jaya Pahlawan (Tengah) didampingi General Manajer PLN Pikitring Suar Bintartar Hutabara (Kiri) sedang memperhatikan layar monitor control room Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi Binjai (GITET) yang hari ini, Kamis, 10/8 secara resmi mulai beroperasi.

Pembangunan GITET Binjai bertujuan menyalurkan energy listrik yang dibangkitkan dari PLTU Pangkalan Susu ke sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara melalui jaringan transmisi 275 kV antara Pangkalan Susu – Binjai sepanjang 70 kmr selanjutnya masuk ke sistem interkoneksi 150 kV Sumatera Bagian Utara di Gardu Induk Binjai (backbone Sumatera).

Dengan beroperasinya GITET Binjai ini maka aliran daya untuk pemenuhan kebutuhan tenaga listrik untuk kota Medan dan sekitarnya tidak lagi dipasok dari pembangkit di Belawan seperti yang terjadi selama ini. Dengan demikian sistem catu daya ke kota Medan akan berasal dari dua titik pembangkitanyang dapat meningkatkan keandalan mutu pelayanan listrik bagi pelanggan.

GITET Binjai ini merupakan yang kedua yang dibangun di Sumatera setelah sebelumnya GITET Simangkuk yang sudah diresmikan beroperasi oleh Presiden RI pada 18 Januari 2011 lalu. Secara keseluruhan backbone 275 kV sistem Sumatera akan selesai pada tahun 2015.

Saat ini sedang dilaksanakan pembangunan jaringan transmisi 275 kV dari Binjai – Galang – Simangkuk –Sarulla – Padang Sidempuan.  Sedangkan transmisi 275 kV yang menghubungkan sistem Sumatera Bagian Utara dengan sistem Sumatera Bagian Selatan, antara Padang Sidempuan – Payakumbuh sedang dalam proses internasional tender. Diharapkan awal tahun depan telah dilaksanakan tanda tangan kontrak.