Hari Listrik Nasional

(Jakarta, 27/10) Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tampil sebagai pembina apel dalam acara Apel Hari Listrik Nasional ke-66, Jakarta, Kamis, (27/10).

Menteri BUMN Dahlan Iskan (kanan) secara simbolis menyerahkan kWh meter baru kepada pegawai PLN Distribusi Jakarta dan Tangerang yang akan bertugas mengganti kWh meter tua bagi pelanggan PLN. Penggantian kWh meter tua ini dilakukan serentak pada hari ini di seluruh Indonesia sebagai puncak peringatan Hari Listrik Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober.

Dalam pidatonya, Dahlan Iskan, yang sebelumnya menjabat Direktur Utama PLN, menyatakan bahwa reformasi dan transformasi di PLN akan terus berlanjut. “Program-program pembaruan, perubahan-perubahan, transformasi ditubuh PLN akan terus berjalan, jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan”

Ia berpendapat bahwa pada masa kini dan mendatang terdapat dua hal yang tidak dapat dilawan oleh siapapun dan dengan cara apapun. Pertama adalah hadirnya generasi muda. “BUMN harus menampilkan generasi muda sebagai pilar terdepan agar kinerjanya terus maju”, ujar Dahlan.

Hal kedua adalah semakin pentingnya peran dan kehadiran wanita. Menurut Dahlan, masa kini, wanita memegang peran yang luar biasa penting di segala bidang. Dahlan menilai bahwa PLN terlalu maskulin. Untuk itu perlu dibuat program agar PLN lebih feminim.