PLN Ditugaskan Beli Listrik Swasta

(Jakarta, 3/11) PT PLN (Persero) mendapat penugasan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang pembelian tenaga listrik yang bersumber dari pembangkit panas bumi dan persetujuan harga jual tenaga listrik kepada pihak swasta.

Menteri ESDM Jero Wacik menandatangi langsung surat penugasan kepada PLN di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis, (3/11).

Lima penugasan yang dimaksud meliputi:

1. Penugasan pembelian tenaga listrik kepada PT PLN (Persero) dari PLTP Tampomas milik PT Wijaya Karya Jabar Power dengan kapasitas 1×40 MW, yang berlokasi di Jawa Barat;

2. Persetujuan harga jual tenaga listrik PLTU Kaltim milik konsorsium PT Graha Power Utama – China National Electric Equipment Corporation kepada PT PLN (Persero) dengan kapasitas 2×100 MW, yang berlokasi di Kalimantan Timur;

3. Persetujuan harga jual tenaga listrik PLTU Jayapura milik PT Sakti Mas Mulia kepada PT PLN (Persero) dengan kapasitas 2×15 MW, yang berlokasi di Papua;

4. Persetujuan harga jual tenaga listrik PLTU Pontianak-3 milik konsorsium PT. Leyand International, Tbk – PT. Panin Financial, Tbk – PT. Permata Prima Elektrindo kepada PT. PLN (Persero) dengan kapasitas 2×25 MW, yang berlokasi di Kalimantan Barat;

5. Persetujuan penyesuaian dan harga jual tenaga listrik PLTGU Gunung Megang milik PT. Meta Epsi Pejebe Power Generation kepada PT. PLN (Persero) dengan kapasitas 110 MW, dengan rincian 2×40 MW eksisting dan 1×30 MW ekspansi, yang berlokasi di Sumatera Selatan.

Selanjutnya pengembang listrik swasta akan melakukan penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) dengan PLN kemudian diikuti dengan pembangunan sarana dan prasarana yang diharapkan pada tahun kedua pembangkit baru tersebut sudah ada yang beroperasi. Dari kelima penugasan tersebut akan mampu meningkatkan jumlah daya listrik sebesar 430 MW yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia.