Pembangunan PLTA Cisokan Siap Dimulai Seiring Terbitnya Keputusan Gubernur

(Bandung, 5/12) Cukup lama masyarakat yang terkena proyek PLTA Upper Cisokan meminta kepastian jadi tidaknya PLTA Cisokan dibangun. Dengan keluarnya Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat No: 593/Kep.1386/PemUm/2011, tanggal 27 Oktober 2011 tentang penetapan lokasi pengadaan tanah untuk pembangunan PLTA Cisokan, maka rangkaian tahapan pembangunan proyek PLTA sudah dapat dimulai.

Sosialisasi kepada warga di sekitar proyek PLTA Cisokan

Diawali dengan proses pembebasan lahan yang akan dilakukan oleh Tim P2T (Panitia Pengadaan Tanah) termasuk penunjukan Tim Appraisal Independen untuk penentuan harga ganti rugi aset masyarakat serta proses pemukiman kembali (resetlement) bagi yang terkena pembangunan PLTA.

Untuk itu, Departemen ESDM melalui PLN telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di beberapa wilayah yang terkena dampak pembangunan proyek PLTA, seperti Cimarel, Bojong Salam,Cijambu, Sukaresmi di Kabupaten Bandung Barat, dan Karang Nunggal, serta Bojong Picung haurwangi di Kabupaten Cianjur.

Diharapkan dengan telah terbitnya penetapan lokasi ini, proyek PLTA bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, sehingga sistem jawa bali bisa lebih andal apalagi PLTA termasuk energi hijau (terbarukan) dan murah secara operasional.

PLTA Upper Cisokan Pumped Storage 4 X 260 MW yang terletak di Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan daya sistem Jawa Bali dalam rangka mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi listrik saat beban puncak (pukul 17.00 – 22.00) pada sistem jaringan kelistrikan Jawa-Bali, sehingga keandalan (reliability) sistem kelistrikan Jawa-Bali dapat ditingkatkan.