PLN Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Kontraktor KKS Tangguh

(Jakarta, 24/5) PT PLN (Persero) telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) Tangguh yang dalam hal ini diwakili oleh BP Berau Ltd. Selaku operator dari proyek Tangguh LNG tentang pasokan gas dari proyek Tangguh baik berupa LNG dan/atau gas bumi untuk keperluan pembangkit listrik dan mengambil pasokan tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan di Teluk Bintuni dan daerah sekitarnya, Papua Barat. Penandatanganan tersebut dilakukan pada hari ini, Kamis 24/5, di Kementerian ESDM, Jakarta.

PLN akan memperoleh pasokan gas sebesar 230 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). “Pihaknya (BP) setuju pasokan gas sebanyak 230 juta kaki kubik per hari akan mulai mengalir pada tahun 2013,” tutur Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Jero Wacik.

Sementara itu, Kepala Divisi Gas dan Bahan Bakar PLN, Suryadi Mardjoeki mengungkapkan, pasokan gas akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan gas di Medan dan Aceh dan gas tersebut akan dibawa ke terminal penerima di Arun. Suryadi juga menambahkan bahwa harga gas belum diputuskan. “Harga gas akan menunggu Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral,” tambahnya.

Kontraktor KKS Tangguh dan PLN akan menindaklanjuti nota kesepahaman yang sudah ditandatangani tersebut  dengan melakukan pembicaraan komersial secara business to business. Nantinya hasil pembicaraan tersebut harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah.