PLN & Pemda Gorontalo Sepakat Tuntaskan Pembangunan PLTU Anggrek – Gorontalo

(Jakarta, 3/7) PLN dan Pemerintah Daerah Propinsi Gorontalo, sepakat untuk bersama menuntaskan pembangunan PLTU Anggrek – Gorontalo (2 x 25 MW) yang selama ini tertunda proses pembangunannya. Hal tersebut disepakati saat kunjungan silaturahmi Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Marthen Taha dengan Direktur Utama PLN, Nur Pamudji yang didampingi Direktur Konstruksi PLN, Nasri Sebayang, Selasa (3/7) sore di Kantor Pusat PLN, Jakarta.

Dalam kesempatan audiensi tersebut, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah bersama dengan Masyarakat di Propinsi Gorontalo sangat mendukung dan siap membantu PLN sepenuhnya dalam menyelesaikan pembangunan proyek PLTU Anggrek, terutama dalam penyelesaian sengketa tanah lokasi PLTU. “Kami siap membantu penyelesaian sengketa tanah lokasi PLTU Gorontalo, karena kami dan masyarakat di Gorontalo sangat ingin permasalahan keterbatasan pasokan listrik yang selama ini kami alami dapat segera teratasi seiring dengan penyelesaian pembangunan PLTU ini nanti” ujar Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Nur Pamudji sangat menyambut baik komitmen dan dukungan yang disampaikan oleh Pemerintah Propinsi Gorontalo. PLN sendiri berkomitmen penuh untuk menuntaskan pembangunan PLTU Anggrek – Gorontalo (2 x 25 MW) yang masuk dalam Program Percepatan Pembangunan 10.000 MW Tahap Pertama. Untuk itu, PLN telah mengganti Kontraktor pembangunan PLTU, dan telah menunjuk PT Reka Daya Electrika, anak perusahaan PLN yang sebelumnya telah berpengalaman dalam menyelesaikan pembangunan PLTU Kendari & PLTU Ende. “PLN tetap komit untuk menyelesaikan pembangunan PLTU Gorontalo agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Gorontalo, karena PLN ingin ikut serta dalam mendukung dan mendorong pembangunan di Gorontalo” tegas Nur Pamudji.

Pembangunan PLTU Gorontalo ini, direncanakan akan telah dapat dilanjutkan kembali prosesnya pada Agustus 2012 nanti, dan diharapkan pada akhir 2013 atau awal 2014 yang akan datang, salah satu unit PLTU Gorontalo tekah dapat beroperasi.