(Jakarta, 12/6) Suatu kehormatan bagi PLN, pemerintah melalui Kementerian Negara BUMN menugaskan tim paduan suara “cendana” asuhan PLN Wilayah NTT untuk mengikuti lomba international choral festival and IFCM world choral summit di beijing 15-21 Juli 2012 serta menugaskan klub bridge electric (KBE) PLN untuk mengikuti the 14th world youth team championships di shanghai 25 Juli-4 Agustus 2012.
Tim yang dijuluki “PLN Indonesia” secara langsung dilepas Dahlan Iskan, Menteri Negara BUMN, pada Kamis (12/7) malam di Auditorium PLN Pusat. Menurut Dahlan, dikirimnya “PLN Indonesia” mengikuti gelaran internasional itu merupakan wujud komitmen dirinya yang saat itu menjabat Dirut PLN agar tim paduan suara PLN bisa mengikuti ajang festival tingkat internasional. Bukan tanpa alasan Dahlan mengirim “PLN Indonesia” ke luar negeri, menurutnya tim paduan suara asal NTT itu, mampu menunjukkan rasa antusiasme karena hasil kerja tidak akan hebat kalau tidak ada antusiasme.
“Saya langsung jatuh cinta ketika grup ini tampil di saat kunjungan kerja saya di NTT. Bahkan sudah sejak awal-awal saya menjabat Dirut PLN, waktu itu tiba-tiba saya kedatangan rombongan yang belum saya kenal, lalu masuk ke ruang kerja saya dan menawarkan diri untuk bernyanyi bersama di ruang kerja saya itu. Terlebih mereka mampu menyuguhkan pertunjukan mengesankan dihadapan Presiden SBY dan Ibu Any sampai ikut tersenyum dan menggoyang-goyangkan kaki, saking terkesannya, Presiden berkenan foto bersama. Selamat mengadu kemampuan di pentas dunia,” kata Dahlan.
Dukungan terhadap “PLN Indonesia” mengalir juga dari jajaran BoD PLN. Direktur Operasi Indonesia Timur, Vickner Sinaga menyatakan harapannya pada tim paduan suara PLN agar tidak hanya mampu membawa nama PLN di kalangan internasional sebagai perusahaan di bidang kelistrikan saja, namun juga berupaya keras menuju perusahaan kelas dunia yang bertumbuh kembang, unggul, dan terpercaya yang bertumpu pada potensi insani.
“Tim paduan suara yang dikirim untuk ajang ini adalah tim dari NTT yang pernah mendapatkan prestasi sebagai paduan suara terbaik di tingkat Kementrian ESDM dan Kementrian Negara BUMN,” tutur Vickner.
Hal senada disampaikan Elias Djoka, Conductor Paduan Suara Cendana, bahwa dikirimnya tim paduan suara cendana ke ajang internasional karena tim ini pernah mendapat juara pertama sekaligus juara favorit pada tahun 2010 tingkat BUMN di Jakarta. “Dengan persiapan yang cukup matang sebelumnya, kami menargetkan, mampu membawa medali emas ke tanah air dan mengharumkan nama PLN di dunia internasional. Mohon do’a restunya,” ucap Elias.
Sementara itu, Widi Pancono, Ketua Harian GABSI (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia), mengatakan pihaknya hanya menargetkan masuk semi final saja karena tim KBE (Klub Bridge Electric) PLN yang dikirim ke ajang ini merupakan tim junior dan mereka pertama kalinya mengikuti ajang internasional. “Mungkin tim kamilah yang paling muda usianya, karena masih ada yang duduk di bangku SMA. Kami dapat bocoran, Perancis mengirimkan tim juniornya yang lebih berpengalaman. Namun, mudah-mudahan tim KBE ini mampu memberikan yang terbaiknya,” kata Widi.







