(Jakarta, 31/7) Giliran warga Kebayoran Lama Selatan, Grogol Selatan dan Muara Baru Jakarta, menikmati pasar murah. Setelah beberapa waktu lalu PLN terlibat menggelar pasar murah BUMN Peduli akibat dampak rencana kenaikan BBM, kini dalam suasana Ramadhan, Selasa (31/7) PLN kembali menggelar pasar sembako murah. Setidaknya sebanyak 3500 warga kelurahan kebayoran lama, rela mengantri untuk membeli paket sembako murah yang disediakan PLN.
Yanti (41 tahun) misalnya, warga RW 03 Kebayoran Lama mengaku senang diadakannya pasar murah ini. “Ya senang sih, saya bisa membeli sembako hanya Rp 30 ribu isinya beras 9 kg, satu liter minyak goreng, dan sekilogram gula putih. Apalagi di bulan puasa ini, harga sembako pada naik. Terima kasih PLN, mudah-mudahan ke depannya bisa diadakan lagi pasar murah,” ucap Yanti.
Menurut Abdul Razak, Sekertaris Kelurahan Kebayoran Lama, pembagian kupon pasar murah dilakukan kepada warga berdasarkan data raskin sebelumnya. “Kami membagikan 3500 kupon yang disediakan PLN merata ke warga tidak mampu yang tersebar di 12 RW. Teknisnya setiap RW diatur jam pengambilannya, sehingga antrian tidak terlalu panjang. Warga kami ada 35 ribu kepala keluarga, yang tidak mampu sekitar 40%-nya,” kata Abdul.
Pasar murah yang diselenggarakan PLN ini merupakan salah satu bentuk program sosial dari Kementrian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
PLN sendiri menyelenggarakan pasar murah BUMN Peduli secara serentak di tiga lokasi di Jakarta pada hari Selasa, 31 Juli 2012. Sejumlah 10.000 paket sembako dijual murah kepada masyarakat.
Manajer Senior CSR PLN Siswanto Hadiatmo mengatakan sembako tersebut dijual di tiga tempat di Jakarta yakni Kelurahan Grogol Selatan dan Kelurahan Kebayoran Lama Selatan masing-masing sebanyak 3.500 paket dan Rukun Warga 02 Muara Baru sebanyak 3000 paket sembako. “Dalam paket sembako murah itu kami sediakan beras ( 9 kilogram), minyak goreng ( 1 liter), dan gula pasir ( 1 kilogram)”.
Dari total paket sebanyak 10 ribu, PLN menggelontorkan dana Rp 1 miliar yang berasal dari dana Bina Lingkungan perusahaan.
Selanjutnya Siswanto menjelaskan bahwa penyelenggaraan pasar murah BUMN Peduli merupakan penugasan Kementrian BUMN kepada BUMN termasuk PLN, dalam rangka membantu masyarakat marginal. “PLN ikut membantu penyelanggaraan pasar murah di Jakarta yang dikoordinir oleh Sucofindo. Nanti pada Agustus, PLN jadi koordinator pasar murah di wilayah Maluku dan Maluku Utara”, pungkas Siswanto.Sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan bahwa sepanjang tahun 2012 ini Kementerian BUMN akan menggelar pasar murah di 33 propinsi se-Indonesia. Pelaksanaan pasar murah ini melibatkan sejumlah BUMN yang menjadi koordinator pelaksanaan di tiap-tiap propinsi.







