PLN Rangkai 4 Pulau Tujuan Wisata Utama Dunia di NTB dengan Jaringan Kabel Bawah Laut

(Gili Trawangan, 20/09) Terhitung mulai Rabu (19/09) pukul 17.00 WITA, 4 pulau yang menjadi tujuan utama parawisata dunia di Propinsi Nusa Tenggara Barat, yaitu : Sengigi di Pulau Lombok dan 3 Gili (Pulau Kecil), masing-masing : Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air terhubungkan dalam satu sistem interkoneksi melalui Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV yang terhubung secara “loop” menggunakan kabel laut 3×95 mm2, dengan 2 sirkuit berkapasitas 9,7 MVA sepanjang kurang lebih 10 km. Dengan menggunakan sistem “loop”, menjadikan interkoneksi kabel bawah laut ini menjadi lebih handal karena mendapatkan suplai listrik dari dua arah melalui Express Feeder 20 kV existing Ampenan – Senggigi – Tanjung.

DIROP PLN Indonesia Timur, Vickner Sinaga (kanan) saat meresmikan pengoperasian Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV Interkoneksi 4 Pulau Wisata di Nusa Tenggara Barat, di Gili Trawangan Rabu (19/09), disaksikan Bupati Lombok Utara & GM PLN NTB.

Peresmian interkoneksi Lombok – 3 Gili ini dilakukan oleh Direktur Operasi PLN Indonesia Timur, Vickner Sinaga dengan ditandai penandatanganan prasasti serta Switch-Off” atau Penghentian Beroperasinya Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel yang ada di PLTD Gili Trawangan. Turut hadir dalam acara ini, Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, General Manager PLN NTB, Akbar Ali serta masyarakat yang berada di sekitar PLTD Gili Trawangan.

Selain menghentikan pengoperasian PLTD di Gili Trawangan, PLN juga menghentikan pengoperasian PLTD yang ada di Gili Meno dan Gili Air. “Total 16 unit mesin diesel dengan daya mampu 3000 kW dihentikan pengoperasiannya seiring kehadiran interkoneksi jaringan kabel bawah laut ini. Selanjutnya, pasokan listrik ke 3 Gili tersebut selain disuplai dari sistem kelistrikan Lombok juga disuplai dari PLTS komunal yang telah beroperasi selama ini di ke 3 Gili dengan total daya terpasang 1.125 kilo Watt peak (kWp) “ jelas Akbar Ali, General Manager PLN NTB.

“ Penghematan biaya operasional yang didapat PLN dari beroperasinya SKLTM 20 kV dan dihentikannya operasi PLTD di 3 Gili adalah 21 miliar rupiah per tahun, dengan suplai listrik dari PLTU Jeranjang “ lanjut Akbar Ali.