PLN Terbitkan Buku Panduan Memahami Gratifikasi

(Jakarta, 29/10) Sejalan dengan program PLN Bersih yang saat ini sedang dilaksanakan di internal PLN, maka PLN menerbitkan buku mengenai Panduan Memahami Gratifikasi. Launching buku Panduan Memahami Gratifikasi ini dilakukan oleh Direktur Utama PLN, Nur Pamudji, Senin (29/10) pagi di Kantor Pusat PLN, Jakarta.

Direktur Utama PLN, Nur Pamudji saat menandatangani komitmen yang menandakan dilaunchingnya buku “Pedoman Memahami Gratifikasi”, di PLN Kantor Pusat (29/10)

Buku Memahami Gratifikasi ini dibuat dengan semangat menjaga integritas bisnis PLN, sekaligus sebagai pedoman bagi seluruh jajaran PLN dalam memahami definisi dan konsep gratifikasi, serta mengetahui bagaimana menyikapi sebuah gratifikasi. Buku ini juga dibuat untuk membentengi kita semua agar terhindar dari praktek gratifikasi ilegal yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan.

Menurut Direktur Utama PLN, Nur Pamudji, bahwa untuk menuju Perusahaan yang Modern, maka salah satu cirinya adalah PLN harus menjadi institusi yang bersih dari segala bentuk korupsi, kolusi dan nepotisme dalam menjalankan kegiatan pelayanan dan aktifitas korporasi lainnya. “Salah satu ciri perusahaan modern adalah bebas dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme serta menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Segala tindak tanduk dan perilaku anggota perusahaan harus sejalan dengan prinsip tersebut” tegas Nur Pamudji.

Manajemen PLN telah bertekad bulat untuk menjadikan PLN sebagai institusi yang modern, bersih dan bebas dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme. Direksi PLN juga siap menjadi model anti korupsi bagi seluruh anggota perusahaan. Di sisi lain, segala bentuk praktek korupsi dan suap tidak akan ditolerir dan tidak akan mendapat tempat di perusahaan ini.

Karena itu kini tengah dicanangkan program PLN Bersih, yaitu program untuk mereview kembali sistem pengadaan dan pelayanan pelanggan agar benar-benar bebas dari potensi terjadi korupsi dan suap. Sistem dan mekanisme yang baik akan menutup setiap celah dan peluang terjadinya praktek korupsi.  
 

Isi dari komitmen insan PLN sebagai berikut :

Bahwa korupsi adalah kejahatan yang harus diperangi karena akan membuat perusahaan bangkrut.

Korpusi dapat hidup karena sikap permisif kita.

Segenap insan PLN sepakat berkomitmen untuk tidak permisif dan aktif memberantas korupsi.