PLN Teruskan Pembangunan Proyek PLTU Anggrek – Gorontalo

(Gorontalo, 16/11) Direktur Utama PLN, Nur Pamudji (kanan) melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkannya kepada Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie (kiri). Turut menyaksikan¬†Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rachim (belakang), Direktur Konstruksi PLN, Nasri Sebayang (ketiga dari kanan), GM PLN Suluttenggo, Santoso Januwarsono (kedua dari kanan) serta Manajer PLN Area Gorontalo Priyo Husodo¬†pada acara syukuran dimulainya kembali pembangunan PLTU Anggrek, Gorontalo Utara, Jum’at (16/11).

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Anggrek berkapasitas 2X25 MW di Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara, Gorontalo, kembali akan dilanjutkan. PLTU Anggrek yang merupakan bagian dari program 10.000 MW Tahap I di luar Pulau Jawa tersebut ditargetkan sudah dapat dioperasikan pada 2014.

Pembangunan PLTU Anggrek ini sempat terhenti kegiatannya karena salah satu penyebab utamanya adalah masalah pembebasan tanah yang tidak kunjung selesai karena adanya sengketa kepemilikan antar ahli waris.

Saat ini kapasitas terpasang listrik di Gorontalo sekitar 45 MM. Sedangkan kebutuhan beban puncak sekitar 55 MW. Jadi masih kekurangan sekitar 10 MW. Beruntung Gorontalo sudah masuk ke dalam sistem jaringan Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo), sehingga kekurangan tersebut bisa terpenuhi oleh sistem.