Deklarasi PLN Bersih

(Jakarta, 21/12) Direktur Utama PLN, Nur Pamudji (tengah), Direktur Pencegahan dan Pendidikan Anti Korupsi KPK, Dedie A. Rachin dan Sekjend Transparency Internasional Indonesia (TII), Natalia Subagyo Sedang berbincang usai penandatangan Deklarasi PLN Bersih, di PLN Kantor Pusat Jakarta, Jum’at (21/12).

Deklarasi PLN BersihPLN dan para mitra kerja yang terdiri dari kontraktor pelaksana proyek-proyek PLN, konsultan dan para mitra kerja yang lain menandatangani deklarasi insiatif bersama (collective action initiative) melawan korupsi yang berisi komitmen bersama antara PLN dan para vendor-nya dalam sebuah dokumen deklarasi “PLN Bersih : No Suap”.

Butir-butir deklarasi tersebut yakni:

1. Tidak akan melakukan segala tindakan yang dapat dikategorikan sebagai korupsi menurut UU nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa pelayanan publik yang dilaksanakan PLN. Tindakan tersebut meliputi korupsi nepotisme, gratifikasi, mark up, pemberian hadiah, konflik kepentingan, dan pemerasan.

2. Menjalankan proses pengadaan barang dan jasa dengan berpegangan pada prinsip transparansi dan efisiensi dalam penggunaan aset negara.

3. Menjalankan proses pengadaan barang dan jasa dengan mengikuti proses legal formal juga menekankan pada prinsip efisiensi.