PLN NTB Luncurkan Program 24 Jam Nyala Nusa Terang Benderang

(Dompu, NTB, 27/1) PLN terus berupaya dalam meningkatkan pelayanannya kepada Masyarakat, termasuk dengan meningkatkan jam operasional di daerah-daerah yang selama ini masih belum dapat menikmati layanan listrik 24 jam dari PLN. Terdapat sekitar hampir 6.000 pelanggan PLN yang berada di 12 daerah yang tersebar di seluruh Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru dapat menikmati layanan listrik PLN selama 6 – 12 jam. Untuk itu, PLN Nusa Tenggara Barat menargetkan pada tahun 2013 ini, ke-12 daerah tersebut dapat menikmati layanan listrik 24 jam melalui program “24 jam nyala Nusa Terang Benderang”,yang di – launching Sabtu (26/1) di kecamatan Pekat, Dompu – Nusa Tenggara Barat.

Manajer PLN Bima, Parulian Noviandri (kanan) saat menjelaskan kepada Bupati Dompu,Drs. H. Bambang M. Yasin di PLTD Pekat, mengenai kesiapan PLN untuk beroperasi 24 jam melayani sekitar 2.300 pelanggan PLN yang ada di kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu - NTB, Sabtu (26/1).

Manajer PLN Bima, Parulian Noviandri (kanan) saat menjelaskan kepada Bupati Dompu,Drs. H. Bambang M. Yasin di PLTD Pekat, mengenai kesiapan PLN untuk beroperasi 24 jam melayani sekitar 2.300 pelanggan PLN yang ada di kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu – NTB, Sabtu (26/1).

General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat, Akbar Ali menjelaskan bahwa program 24 jam nyala ini merupakan program PLN, terutama di Indonesia Timur yang menargetkan bahwa di tahun 2013 semua daerah yang saat ini baru menikmati layanan listrik 6 s.d. 12 jam akan ditingkatkan pelayanannya menjadi listrik 24 jam, dan mulai 26 Januari 2013 tidak ada lagi daerah di NTB yang menyala kurang dari 24 jam. “Dari Pekat, Kabupaten Dompu, kita mulai listrik menyala 24 jam di seluruh daerah yang ada di Nusa Tenggara Barat, sehingga NTB menjadi Nusa Terang Benderang,” tegas Akbar Ali.

Akbar Ali berharap bahwa dengan kehadiran layanan listrik yang menyala 24 jam maka pembangunan ekonomi di Pekat bisa lebih ditingkatkan, apalagi jika masyarakat mampu memaksimalkannya untuk kemajuan industri setempat. “PLN berkewajiban untuk memberikan layanan listrik kepada masyarakat, termasuk meningkatkan layanan listrik dari hanya 12 jam seperti selama ini menjadi layanan 24 jam. Semoga masyarakat dapat memanfaatkan layanan listrik untuk hal-hal yang sifatnya produktif, sehingga akan ikut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Pekat, Dompu” lanjut General Manager PLN NTB, Akbar Ali.

Sementara itu, Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin mengakui listrik menjadi salah satu penentu keberhasilan pembangunan ekonomi masyarakat . “Untuk itu, saya mengajak masyarakat Dompu, khususnya di kecamatan Pekat untuk turut serta menjaga aset PLN demi tetap terjaganya pelayanan kelistrikan di daerah kita. Dengan adanya listrik 24 jam diharapkan akan banyak tumbuh industri baik skala rumah tangga ataupun industri besar,” ujar Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin.