PLTU Takalar 2×100 MW di Jeneponto, Sulawesi Selatan Siap Dibangun

(Jakarta, 28/2) Seiring dengan kebutuhan listrik masyarakat yang semakin meningkat. PLN terus berupaya meningkatkan kapasitas pasokan listrik di Indonesia, terutama di kawasan timur Indonesia, dengan membangun pembangkit-pembangkit listrik baru. Untuk itu PLN akan membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Takalar 2×100 MW di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

PTLU TakalarKontrak pembangunan PLTU Takalar ditandangani pada hari ini, Kamis (28/2) oleh Direktur Utama PLN Nur Pamudji (kanan) dengan Deputy General Manager International Department II dari Consortium of China Gezhouba Group Co., Ltd dan PT Hutama Karya, Yu Shihua (kiri) sebagai kontraktor pembangunan. Penandatangan kontrak bertempat di PLN Kantor Pusat Jakarta.

“Kami berharap setelah tandatangan ini, pembangunan PLTU dapat diselesaikan dengan cepat juga dengan tetap memperhatikan kualitasnya”, ujar Nur Pamudji.

PLTU Takalar adalah pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar batubara. Proyek ini merupakan PLTU pertama yang dibangun dari program percepatan (Fast Track Program/FTP) 10 ribu MW tahap II. PLTU Takalar juga tergolong istimewa karena akan menggunakan kandungan lokal sebanyak 48%.

Sesudah beroperasi, PLTU Takalar akan menghasilkan listrik sebesar 1.350 GWh per tahun. Tenaga listrik yang dihasilkan disalurkan melalui switchyard 150 kV dan jalur transmisi 150 kV sistem Sulawesi Selatan.

Proyek yang digarap oleh konsorsium perusahaan China dan Indonesia ini akan diselesaikan dalam waktu 30 bulan untuk unit 1 dan 33 bulan untuk unit 2. Konsorsium mendapatkan dana pembangunan dari Preferential Buyer’s Credit Pemerintah Republik Rakyat China dan anggaran PLN (APLN).