Direktur PLN Sharing Knowledge Energi Terbarukan kepada Mahasiswa UNDIP

(Semarang, 15/6) Ketergantungan Indonesia akan Bahan Bakar Minyak, baik yang digunakan di sektor kelistrikan dan industri, dan terlebih pada sektor transportasi harus dapat dikurangi dan dihilangkan.
Hal ini seperti yang terungkap pada acara Seminar Nasional “Pemanfaatan Sumber Daya Energi Terbarukan dalam Memandirikan Bangsa” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Mesin Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, bertempat di Gedung Pasca Sarjana UNDIP Semarang, Sabtu (15/6) siang.
Acara yang diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan “Mechanical Education Fair” tahun 2013 menyambut Lustrum ke VI Teknik Mesin Universitas Diponegoro ini menampilkan sejumlah pakar dibidang energi terbarukan, baik dari Pemerintah, Akademisi, dan juga Praktisi.
Direktur PLN, Vickner Sinaga (kiri) saat menjelaskan mengenai PLTS SEHEN Mandiri dihadapan Mahasiswa Teknik Mesin  Universitas Diponegoro, Sabtu (15/6) siang di Semarang.

Direktur PLN, Vickner Sinaga (kiri) saat menjelaskan mengenai PLTS SEHEN Mandiri dihadapan Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Diponegoro, Sabtu (15/6) siang di Semarang.

Tampil sebagai pembicara dalam sesi diskusi yang membahas mengenai pemanfaatan energi terbarukan dan hubungannya dalam memandirikan bangsa di bidang pengelolaan energi, yaitu masing-masing : Vickner Sinaga (Direktur PLN), Robert Manurung (Penemu Bahan Bakar Minyak Jarak dari ITB) dan Oo Abdul Rosyid (Kepala Bidang Energi Terbarukan pada Balai Besar Teknologi  Energi РBPPT)

Direktur PLN, Vickner Sinaga dalam kesempatan knowledge sharing mengenai pemanfaatan energi terbarukan di PLN menyebutkan bahwa pada tahun 2012 kontribusi energi baru dan terbarukan masih 12% dan ditargetkan pada akhir tahun 2021 yang akan datang dapat meningkat menjadi 19%.
“PLN secara perlahan terus mengurangi penggunaan BBM untuk pembangkit listrik, mulai dengan meningkatkan penggunaan sumber energi batubara, gas, geothermal,air dan tentu saja energi matahari untuk memperbaiki energy mix pembangkit yang dioperasikan PLN maupun yang dibeli dari pembangkit swasta (Independent Power Producer / IPP)” ujar Direktur PLN, Vickner Sinaga yang dalam kesempatan tersebut mendemonstrasikan dihadapan 250 peserta seminar PLTS SEHEN Mandiri yang menjadi salah satu Program dari PLN yang memanfaatkan energi terbarukan.
Lebih lanjut Vickner Sinaga juga menjelaskan mengenai prinsip dasar pengembangan potensi energi terbarukan di PLN, yaitu : Kearifan Lokal (Local Wisdom), Paling Ekonomis, Go Green, Simple dan Praktis, Kemudahan Membangun serta Kemudahan Operasional.
Robert Manurung  dari ITB yang menemukan Bahan Bakar Minyak Jarak kepada mahasiswa yang akan menjadi masa depan pembangunan bangsa Indonesia menyebutkan bahwa Minyak Bumi lambat laun akan semakin mahal dan segera habis oleh karena itu harus sejak sekarang Indonesia benar-benar fokus pada pemanfaatan energi terbarukan yang potensinya sangat besar di Indonesia.
“Masyarakat di seluruh masyarakat Indonesia harus sadar sepenuhnya bahwa ketergantungan akan BBM harus dikurangi secara perlahan karena Minyak Bumi tidaklah abadi, oleh karena itu, kita harus benar-benar memaksimalkan sumber energi baru yang berasal dari tanaman atau tumbuhan” ujar Robert Manurung.