Program CSR PLN Bantu Operasi 8 Anak Penderita Kelainan Jantung

Jakarta, 10/10) PT PLN (Persero) kembali akan menggandeng Yayasan Jantung Indonesia (YJI) untuk bekerjasama dalam melaksanakan kegiatan operasi terhadap 8 orang anak penderita kelainan jantung, yaitu anak-anak dari kalangan ekonomi kurang mampu yang mengalami bocor jantung bawaan lahir.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), pada tahun 2013 ini PLN telah mengalokasikan dana sekitar 640 juta rupiah yang dibutuhkan untuk pelaksanaan operasi jantung yang para pesertanya yang telah terdaftar di YJI. Kerjasama antara PLN dengan YJI bukanlah baru kali ini saja,melainkan telah dilakukan sejak 2011.

Manajer Senior CSR PLN, I Made Berata menyatakan bahwa sejak 2011 PLN telah menyalurkan dana hampir 1,6 miliar rupiah untuk membantu operasi jantung bagi anak-anak dari kalangan ekonomi kurang mampu. “Total sejak 2011 hingga 2013, PLN telah menyalurkan dana CSR senilai hampir 1,6 miliar rupiah yang digunakan untuk membantu operasi 22 anak penderita kelainan jantung bawaan, terutama mereka yang berasal dari kalangan ekonomi kurang mampu dan telah terdaftar sebelumnya di Yayasan Jantung Indonesia” jelas I Made Berata, Manajer Senior CSR PLN.

Melalui kerjasama yang dijalin dengan Yayasan Jantung Indonesia, PLN berkeinginan membantu memberikan harapan hidup yang lebih sehat dan lebih baik kepada anak-anak yang mengidap penyakit jantung bawaan dengan program kuratif dan rehabilitatif. Sejak Yayasan Jantung Indonesia hadir tahun 1981 atau sekitar 32 tahun lalu, telah membantu operasi bagi hampir 2000 penderita kelainan jantung, baik anak-anak maupun dewasa.

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Syahlina Zuhal (kanan) saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Direktur Utama PLN, Nur Pamudji (kiri). Piagam penghargaan ini diberikan YJI kepada PLN sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif PLN selama ini yang telah mendukung YJI dalam melaksanakan program kuratif dan rehabilitatif. Sejak 2011, PLN telah menyalurkan dana CSR 1,6 miliar rupiah untuk membantu operasi kelainan jantung bagi 22 anak dari kalangan ekonomi kurang mampu.

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Syahlina Zuhal (kanan) saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Direktur Utama PLN, Nur Pamudji (kiri), Kamis (10/10) sore di Jakarta. Piagam penghargaan ini diberikan YJI kepada PLN sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif PLN selama ini yang telah mendukung YJI dalam melaksanakan program kuratif dan rehabilitatif. Sejak 2011, PLN telah menyalurkan dana CSR 1,6 miliar rupiah untuk membantu operasi kelainan jantung bagi 22 anak dari kalangan ekonomi kurang mampu.

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Syahlina Zuhal, menyerahkan Piagam Penghargaan kepada PLN sebagai apresiasi atas peran aktif PLN selama ini yang telah mendukung YJI dalam melaksanakan program kuratif dan rehabilitatif. Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Utama PLN, Nur Pamudji, Kamis (10/10) sore di Kantor Pusat PLN, Jakarta.

“Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen dan kerjasama yang telah diberikan PLN kepada Yayasan Jantung Indonesia, terutama dalam membantu memberikan kesempatan hidup bagi anak-anak dari kalangan ekonomi kurang mampu untuk menjalani operasi jantung yang biayanya tidak sedikit” ujar Ketua YJI, Syahlina Zuhal.

“Kami juga mengajak PLN agar dapat lebih berperan aktif dalam upaya preventif atau pencegahan dari penyakit jantung ini di kalangan masyarakat, diantaranya dengan program olahraga yang teratur” lanjut Syahlina Zuhal.

Ajakan dari Ketua Umum YJI ini langsung disambut baik oleh Direktur Utama PLN Nur Pamudji. “Kesehatan adalah hal yang penting bagi setiap manusia, dengan berolahraga yang teratur, misalnya cukup dengan jogging atau jalan minimal 30 menit dan minimal 3 kali dalam seminggu, maka tingkat kesehatan dan kebugaran dari anggota perusahaan yang bekerja di PLN akan tetap terjaga dan dapat berdampak pada produktifitas dalam bekerja” jelas Nur Pamudji.

“PLN siap mendukung Yayasan Jantung Indonesia dalam mensukseskan program Pelopor Gaya Hidup Sehat tidak hanya dilingkungan internal PLN saja tapi juga kepada masyarakat” lanjut Nur Pamudji.