ALPERKLINAS Gelar Seminar Untuk Mengurangi Kebakaran Akibat Listrik

IMG_6174Perbincangan tentang bahaya kebakaran karena listrik kembali menjadi perbincangan. Sebuah seminar yang digelar oleh ALPERKLINAS (Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional)pada Kamis (31/1) mengangkat tema tentang standarisasi dan sistem keselamatan instalasi listrik.  Deputi Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Disjaya Irwan Darwin yang menjadi salah satu pembicara mengatakan, kebakaran di Jakarta diakibatkan kelalaian dari pengguna listrik itu sendiri. “Mayoritas pelanggan tidak menggunakan produk kelistrikan yang berstandar nasional, mereka hanya mengejar harga murah. Disamping itu masih banyak penyalahgunaan listrik seperti pencurian, pemasangan instalasi yang kurang tepat dan pemakaian daya listrik yang tidak efisien,”urai Irwan Darwin.
Hal ini diperkuat dengan data dari pemerintah provinsi dimana kebakaran di Jakarta sebesar 90,7 persen terjadi akibat jaringan, akibat pemakaian peralatan lsitrik yang kurang tepat sebesar 9,0 persen dan sisanya karena pemasangan instalasi listrik yang kurang baik. “Saat ini pemprov sedang berusaha untuk meminimalkan kebakaran yang disebabkan penyalahgunaan listrik,”jelas Ari Nugroho dari perwakilan Pemprov DKI Jakarta.
Sedangkan menurut Ketua Umum DPP LKKI (Lembaga Konsumen Kelistrikan Indonesia) Ir. Tohom Purba, SE, ALPERKLINAS dalam hal ini sebagai jembatan antara konsumen dan pihak penyedia listrik. “Kami ingin melihat apakah di tahun 2013 kebakaran akibat listrik masih cukup tinggi karena ini sangat memprihatinkan. Diharapkan ada solusi dan perumusan yang baik untuk kami susun kemudian dilanjutkan ke pemprov DKI, PT PLN (Persero) dan Dirjen Kelistrikan,”ujar Tohom Purba.