Lomba Seni Budaya dan Visualisasi Manajemen Sebagai Implementasi COC

Seni budaya dinilai menjadi sarana yang efisien dalam sosialisasi perilaku budaya kerja bagi karyawan. Berkaitan dengan hal tersebut, PLN Disjaya dan Tangerang pada 20 Juli 2011 menggelar acara menarik dengan tagline final lomba seni budaya dan visualisasi manajemen sebagai implementasi Code of Conduct (CoC). Lomba yang baru pertama kali digelar di lingkungan PLN ini menampilkan icon-icon dalam pedoman perilaku PLN yang dikemas dengan bentuk seni dan budaya.

Babak kualifikasi perlombaan seni budaya sudah dimulai sejak 11 Juli 2011 di tiga region yaitu region Jakarta Utara yang digelar pada 11 Juli 2011, region Jakarta Selatan pada 12 Juli 2011 dan region Tangerang pada 13 Juli 2011. Dari babak kualifikasi tersebut masing-masing region mewakilkan dua area unitnya untuk tampil dalam babak final. Keenam finalis tersebut diantaranya Area Cempaka Putih, Area Pelayanan Prima Jakarta Utara, Area Lenteng Agung, Area Bintaro,  Area Cikokol dan Kantor Distribusi Jakarta -Tangerang.

Ketua Panita lomba yang juga Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Disjaya Tangerang Revrizal Sjam dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari lomba ini adalah agar pedoman perilaku SIPP (Saling Percaya, Integritas, Peduli dan Pembelajar) mendarah daging dan menjadi nafas kehidupan sehari-hari bagi semua karyawan PLN.

Sementara Koordinator Change Acceleration Program (CAP) PLN Kantor Pusat Wahyu Sulaeman menilai acara seperti ini dapat menjadi penyegar dari aktifitas sehari-hari. “Penerapan budaya kerja tidak hanya dibangun dengan cara mekanistik tapi dapat juga melalui seni dan budaya”.

PLN Disjaya Tangerang Ingin Menjadi Panutan Untuk Kantor Distribusi Lainnya

General Manager PLN Disjaya dan Tangerang Moch. Sulastyo menilai, bila budaya kerja yang ada di lingkungan PLN Disjaya Tangerang sudah sesuai dengan pedoman perilaku yang tertuang dalam SIPP, maka PLN Disjaya Tangerang dapat berkompetisi dengan kantor Distribusi lain. “Saya ingin PLN Disjaya Tangerang menjadi panutan bagi yang lainnya”, ujar Moch.Sulastyo. Salah satu prestasi yang sudah dicapai PLN Disjaya –Tangerang pada semester awal tahun ini adalah berhasil menurunkan gangguan trafo hingga mencapai 73 persen dalam satu semester.

Area Unit Pelayanan Prima Jakarta Utara Serta Pondok Kopi Peraih Juara Pertama

Melalui penilaian yang ketat, dewan juri yang beranggotakan penggiat seni dari IKJ Randi, Koordinator CAP PLN Pusat Wahyu Sulaeman, dan Kepala Audit Internal Irwan Zaenal Nasution memutuskan area unit Pelayanan Prima Jakarta Utara yang menampilkan lakon Roro Jonggrang dan Pangeran Cahaya, menjadi pemenang pertama lomba seni budaya. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Area Cikokol dan Area Cempaka Putih. Penentuan pemenang ini berdasarkan kriteria  penilaian yang meliputi aspek CoC, CMC, program unggulan serta bentuk penyampaian melalui seni yang tidak kaku.

Pada kesempatan tersebut diumumkan pula pemenang visualisasi manajemen yang diraih oleh Area Pondok Kopi. Sementara juara kedua berhasil diraih Area Cikokol, khusus juara tiga ditempati oleh Area Bintaro dan Area Pelayanan Prima Jakarta Utara.

Pemenang pertama selain memperoleh piala bergilir juga mendapatkan uang tunai sebesar 15 juta rupiah. Sedangkan juara kedua dan ketiga mendapatkan uang tunai sebanyak 10 juta rupiah dan 5 juta rupiah.