<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT PLN (Persero)</title>
	<atom:link href="http://www.pln.co.id/kitlontar/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pln.co.id/kitlontar</link>
	<description>Pembangkitan Lontar</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Jan 2013 02:48:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>UPACARA PERDANA PT PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN LONTAR</title>
		<link>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=780</link>
		<comments>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=780#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2012 01:59:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kitlontar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=780</guid>
		<description><![CDATA[Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya merupakan rangkaian perjuangan panjang yang menjadi peristiwa heroik, karena memerlukan pengorbanan luar biasa dari para pahlawan. Pengorbanan baik jiwa dan raga maupun harta benda dalam merebut dan mempertahankan Indonesia, kemudian peristiwa tersebut diperingati sebagai &#8230; <a href="http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=780">Selanjutnya.. <span class="meta-nav"></span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya merupakan rangkaian perjuangan panjang yang menjadi peristiwa heroik, karena memerlukan pengorbanan luar biasa dari para pahlawan. Pengorbanan baik jiwa dan raga maupun harta benda dalam merebut dan mempertahankan Indonesia, kemudian peristiwa tersebut diperingati sebagai Hari Pahlawan, dengan tujuan untuk menumbuh kembangkan nilai kepahlawanan segenap bangsa dan sebagai modal sosial untuk kemudian digunakan dalam mengatasi berbagai masalah bangsa.<span id="more-780"></span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Di tahun 2012 ini PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar untuk pertama kalinya melaksanakan upacara sendiri. Sebagai informasi, biasanya pelaksanaan upacara di Kit Lontar, diagendakan untuk bergabung dengan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY. Dan berdasarkan Surat Pemberitahuan SEKPER No. 020.Pt/SETPER/2012 tanggal 8 November 2012 tentang Upacara Bendera Hari Pahlawan 2012, General Manager PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar menginstruksikan seluruh karyawan untuk melaksanakan upacara bendera di halaman depan kantor Kit Lontar.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Rapat persiapan dilakukan oleh panitia setelah adanya instruksi dari GM PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar. Mulai dari pembagian petugas upacara yang memaksimalkan SDM Pegawai yang ada, pengaturan tempat hingga mempersiapkan perlengkapan upacara. Persiapan pun langsung dilaksanakan seusai rapat, dengan pelaksanaan tugas masing-masing. Beberapa di antaranya mempersiapkan tempat dan properti upacara seperti podium, tiang bendera, bendera dan sound system.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Sedangkan yang lain mempersiapkan materi upacara seperti teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Amanat Pembina Upacara, Do’a dan lain sebagainya. Umumnya gladi resik dilakukan sehari sebelum pelaksanaan upacara, namun karena keterbatasan waktu dan tenaga, panitia upacara bendera di Kit Lontar memutuskan untuk melakukan gladi resik satu jam sebelum upacara dimulai.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Tepat pukul 07.30 WIB Upacara dimulai dengan aba-aba dari Pemimpin Upacara yaitu Deputi Manajer Energi Primer, Daru Handoyo untuk para peserta upacara agar bersiap. Adapun Petugas Upacara antara lain dilaksanakan oleh Febrika Kuspramita &#8211; JO Sekretariat Umum sebagai pembawa acara, Stephanus Wisnu &#8211; JO Sistem Informasi Kepegawaian sebagai pembawa teks Pancasila, Denta Prawidhana &#8211; JE Pengendalian Proyek sebagai pembaca teks Pembukaan UUD’45. Pesan-pesan Pahlawan dibacakan oleh Arya dan pembacaan Do’a oleh Ari Parikesit &#8211; AE Rendal Bahan Bakar Batubara. Sedangkan pengibaran bendera dilakukan oleh rekan-rekan Security yaitu Rizky, Agus dan Yasin, dengan diiringi Lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Sari Handayani &#8211; JO Keuangan sebagai dirigen. Selaku Pembina Upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November yakni General Manager PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar, Bapak Wiluyo Kusdwiharto yang mendapat instruksi dari Kantor Pusat untuk membacakan Amanat Menteri Sosial RI yang merupakan agenda wajib untuk dibacakan pada moment tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Upacara bendera peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2012 di PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar berjalan lancar dan khidmat. Panitia dan seluruh peserta upacara terlihat puas dengan pelaksanaan upacara perdana di Kit Lontar. Dan semoga akan lebih baik lagi di pelaksanaan upacara berikutnya. (dei)</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pln.co.id/kitlontar/?feed=rss2&#038;p=780</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kuliner Semarang</title>
		<link>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=778</link>
		<comments>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=778#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2012 01:57:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kitlontar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=778</guid>
		<description><![CDATA[Hello! Semangat pagi teman-teman PLN se-Nusantara. Berjalan-jalan di kota Semarang nampaknya serasa kembali ke masa lampau. Masih banyak kita jumpai bangunan kuno peninggalan jaman Belanda di sekitar Kota Lama yang berjajar rapi. Tentunya hal ini tak lepas dari Kuliner khas &#8230; <a href="http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=778">Selanjutnya.. <span class="meta-nav"></span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Hello!  Semangat pagi teman-teman PLN se-Nusantara.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Berjalan-jalan di kota Semarang nampaknya serasa kembali ke masa lampau.  Masih banyak kita jumpai bangunan kuno peninggalan jaman Belanda di sekitar Kota Lama yang berjajar rapi.  Tentunya hal ini tak lepas dari Kuliner khas Semarang yang menjadi saksi bisu sejarah masa lampau kota Semarang sampai sekarang.<span id="more-778"></span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Apa saja sih Kuliner khas Semarang ? Mari kita kupas habis.</span></p>
<p>•	Lumpia</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Tentu teman-teman sekalian sudah mengenal jajanan khas Semarang satu ini. Lumpia terdiri dari dua bagian, yaitu kulit dan isi. Kulitnya terbuat dari adonan tepung terigu dan telur  dan isinya terdiri dari rebung serta ditambah dengan telur dan udang.  Penyajiannya ada dua macam, lumpia goreng dan lumpia basah (tidak digoreng).  Biasanya lumpia yang dijadikan oleh-oleh adalah lumpia basah karena lebih praktis, namun kekurangannya adalah hanya tahan 12 jam di luar lemari es. Sedangkan lumpia goreng lebih tahan lama yaitu tahan 24 jam dan bisa langsung disantap selama perjalanan. Untuk menikmati lumpia, akan lebih lengkap dengan daun bawang, cabe rawit dan saus yang terbuat dari tepung sagu dan bawang putih. Jajanan ini sangat cocok  dinikmati sambil merasakan hangatnya kota Semarang di sore hari.  Jika anda ingin mencoba nikmatnya lumpia Semarang, datang saja ke Jalan MT Haryono atau yang biasa disebut dengan Jalan Mataram. Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam, karena harganya cukup murah yaitu mulai Rp 7.000 – Rp 12.000 per lumpia. Bagi yang beragama Islam, disarankan untuk mengecek logo halal atau menanyakan langsung kepada penjualnya</span></p>
<p>•	Wedang Tahu</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Semarang juga memiliki minuman khas yaitu Wedang tahu.  Minuman hangat ini terbuat dari sari kedelai yang direbus selama kurang lebih 4 jam sampai menjadi bubur tahu.  Penyajiannya adalah dengan kuah jahe dan gula merah sehingga sangat pas untuk menemani nuansa klasik kota Semarang pada malam hari.  Selain itu Wedang tahu juga sangat menyehatkan karena mengandung protein nabati tinggi yang berasal dari kedelai.  Wedang tahu banyak dijumpai di sepanjang Jalan Jagalan (belakang Kelurahan Jagalan) dengan harga Rp 4.000 per mangkok.</span></p>
<p>•	Mie Kopyok</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Mie Kopyok adalah satu dari sekian banyak makanan khas kota Semarang.  Biasanya banyak dijual oleh pedagang gerobak kaki lima sepanjang kota Semarang.  Seporsi mie kopyok berisi mie kuning, tahu goreng dan ketupat yang diiris-iris serta ditaburi kecambah, daun seledri dan krupuk gendar diatasnya dan dimakan dengan kuah bawang putih.  Manis dari kecap dan pedas dari cabe bisa ditambahkan sesuai selera masing-masing.  Mie kopyok di Semarang yang paling terkenal adalah Mie Kopyok Pak Dhuwur yang berpusat di Jalan Tanjung samping kantor PT PLN (Persero) Area Pelayanan Daerah Semarang. Mie Kopyok Pak Dhuwur juga membuka cabang di foodcourt di daerah Veteran (depan SD Gergaji).  Harga semangkok mie kopyok cukup terjangkau dengan harga Rp 7.000.  Direkomendasikan sebagai makan siang teman-teman sekalian yang tidak ingin makan terlalu berat.<br />
Itulah tadi beberapa kuliner khas Semarang yang wajib teman-teman cicipi apabila berkunjung ke kota Semarang.  Akhir kata, ada secarik pantun semarang untuk teman-teman PLN se-Nusantara, “jangkrik genggong, sampun cekap mung semono” (red: Jangkrik genggong, sudah cukup hanya sekian).</span></p>
<p>Matur Suwun.<br />
Salam PLN !!!<br />
(febu)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pln.co.id/kitlontar/?feed=rss2&#038;p=778</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar gelar kegiatan Knowledge Sharing Pengelolaan Batubara Low Rank di Pembangkit PLN</title>
		<link>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=776</link>
		<comments>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=776#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2012 01:54:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kitlontar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=776</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sukes menggelar kegiatan Knowledge Sharing Penanganan Klaim, Variation dan Eskalasi Harga pada tanggal 18 – 19 Juni 2012 di Jogjakarta yang menghadirkan pembicara dari BPKP Pusat dan Provinsi Jawa Tengah, PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar kembali menggelar kegiatan serupa, &#8230; <a href="http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=776">Selanjutnya.. <span class="meta-nav"></span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Setelah sukes menggelar kegiatan Knowledge Sharing Penanganan Klaim, Variation dan Eskalasi Harga pada tanggal 18 – 19 Juni 2012 di Jogjakarta yang menghadirkan pembicara dari BPKP Pusat dan Provinsi Jawa Tengah, PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar kembali menggelar kegiatan serupa, namun kali ini dengan tema yang berbeda yaitu “Pengelolaan Batubara Law Rank di pembangkit PLN”. Ide ini muncul dari timbulnya serangkaian insiden peralatan pembangkit di lingkungan PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar diantaranya PLTU Suralaya, PLTU Lontar dan PLTU Indramayu.<span id="more-776"></span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Kegiatan Knowledge Sharing “Pengelolaan Batubara Law Rank di pembangkit PLN” yang dilaksanakan pada tanggal 12 November 2012 merupakan hasil kerjasama antara PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar dengan PT PLN (Persero) Udiklat Suralaya<br />
Dalam Laporannya General Manager PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar, Bapak Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai bentuk sharing ilmu dan pengetahuan serta pengalaman untuk langkah antisipasi jika terjadi hal serupa di Unit Pembangkit lain, dan pembukaan dari Direktur Konstruksi Strategis Bapak Nasri Sebayang mendukung penuh kegiatan – kegiatan semacam ini dan mengingatkan untuk dilakukan secara rutin di masa – masa mendatang.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Dalam kegiatan Knowledge Sharing tersebut, menghadirkan 3 Pembicara mulai dari Direktur Konstruksi Strategis Bapak Nasri Sebayang, Konsultan LIMCA Bapak Habib Rochani dan dari kalangan universitas Bapak Prof. Ir. Djamhur Sule, M.Sc serta dihadiri oleh seluruh perwakilan UIP, Unit Pembangkitan, Unit Jasa Penunjang, Anak Perusahaan mulai dari tingkatan Manajemen hingga Pelaksana Lapangan.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Dalam kesempatan tersebut, Direktur Konstruksi Strategis Bapak Nasri Sebayang menyampaikan materi “Rencana Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Uap dan Ketersediaan batubara untuk FTP 1”. Dengan pertumbuhan kebutuhan listrik yang mencapai 9% per tahun dan melimpahnya cadangan batubara Law Rank di Indonesia, maka proyek percepatan 10.000 MW FTP 1 ini merupakan solusi yang tepat untuk menjawab kedua permasalahan tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Berbekal studi kasus dari kejadian meledaknya Coal Feeder 1E PLTU Indramayu di akhir tahun 2011 kemarin, Bapak Habib Rochani menyampaikan bahwa perlunya kita mengetahui betul karateristik dari batubara law rank dan system design yang ada di peralatan kita untuk memastikan bahwa kita mengoperasikan pembangkit dengan aman. Sebagian besar pembangkit 10.000 MW telah dilengkapi gas inerting berupa steam yang terpasang pada peralatan coal feeder, namun menurut kajian dari Konsultan LIMCA bahwa penggunaan gas inerting yang cocok adalah CO2 atau N2. Namun hal ini masih harus ditinjau lagi dari sisi finansialnya.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Pada sesi terakhir yang menghadirkan pembicara Bapak Prof. Ir. Djamhur Sule, M.Sc mengupas permasalahan dan pengelolaan batubara dari sisi hulu (tambang) sampai dengan sisi pembangkit. Hal ini menjadikan suasana semakin meriah dan menarik dengan banyaknya pertanyaan dari peserta yang sangat antusias untuk mendengarkan paparan beliau.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Ada beberapa hal yang menjadi perhatian buat PLN dalam pengeleolaan batubara Law rank di Pembangkit untuk kedepannya yaitu :<br />
1.	Batubara Law Rank mempunyai karateristik yang sangat berbeda dengan batubara Medium Rank yang selama ini digunakan dalam pembangkit – pembangkit PLN sebelumnya.<br />
2.	PLN harus benar – benar paham betul teknik sampling batubara karena hal ini sebagai dasar pembayaran dan beliau juga menyarankan bangunlah Laboratorium sendiri di lokasi PLTU yang dapat mengakomodir kegiatan tersebut.<br />
3.	Tidak dibenarkan melakukan pengelolaan / menumpuk batubara dengan peralatan type Track dan gunakan peralatan type wheel<br />
4.	Lakukan pengelolaan dengan system “FIFO” First In First Out<br />
5.	Buanglah batubara yang sudah terlanjur terbakar, agar tidak semakin meluas mengingat batubara yang sudah terbakar tidak dapat dipadamkan<br />
6.	Pembenahan pengelolaan harus dimulai dari sisi hulu hingga sisi pembangkitan dan tidak dapat dilakukan secara sepotong – sepotong.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Kegiatan Knowledge Sharing ini diikuti oleh lebih dari 70 peserta dari seluruh unit PLN yang ada diindonesia. Kedapannya PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar akan terus menerus dan kontinyu untuk menyelenggarakan kegiatan – kegiatan serupa yang tentunya dengan tema – tema yang berbeda – beda sekaligus menjadikan pembelajaran buat seluruh pegawai PLN yang sebagian besar masih muda – muda untuk terus semangat dan bekerja keras dalam memajukan PLN.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pln.co.id/kitlontar/?feed=rss2&#038;p=776</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KUNJUNGAN KERJA DEWAN KOMISARIS UTAMA PLN KE PLTU PACITAN</title>
		<link>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=774</link>
		<comments>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=774#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2012 01:50:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kitlontar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=774</guid>
		<description><![CDATA[Menyusuli kunjungan kerja Dirjen Ketenagalistrikan ke PLTU Pacitan pada pertengahan Juni lalu, kali ini dengan misi yang sama yaitu memastikan progress perkembangan kesiapan PLTU Pacitan, dilakukan oleh Dewan Komisaris Utama PLN beserta rombongannya. Kunjungan kerja yang dilakukan hari Rabu (7/11) &#8230; <a href="http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=774">Selanjutnya.. <span class="meta-nav"></span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Menyusuli kunjungan kerja Dirjen Ketenagalistrikan ke PLTU Pacitan pada pertengahan Juni lalu, kali ini dengan misi yang sama yaitu memastikan progress perkembangan kesiapan PLTU Pacitan, dilakukan oleh Dewan Komisaris Utama PLN beserta rombongannya. Kunjungan kerja yang dilakukan hari Rabu (7/11) ini dihadiri oleh Dewan Komisaris Utama Yogo Pratomo, Komisaris Independen Lutfi Hamid, Komite Manajemen Resiko Santosa Gitosusastro, serta Sekretariat Dewan Komisaris yang didampingi oleh General Manager PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar, Wiluyo Kusdwiharto.<span id="more-774"></span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Dalam kunjungan kerja kali ini, seperti biasa, site visit dilakukan untuk melakukan tinjauan langsung kondisi lapangan antara lain breakwater, permanent jetty,  central control room (ccr). Agenda acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh Manajer Proyek PLTU Pacitan yang baru, Ichwanudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Manajer Energi Primer. Dalam pemaparannya Manpro PLTU Pacitan menjelaskan bahwa progress pembangunan pembangkit diestimasikan reliability run test unit kedua akan dilakukan pada tanggal 29 November 2012, sedangkan performance test estimasinya untuk unit pertama yaitu mulai tanggal 1 Februari 2013 dan 1 Maret 2013 untuk unit kedua. Diharapkan unit pertama telah dapat beroperasi pada 20 Februari 2013 dan unit kedua pada 20 Maret 2013.<br />
Menanggapi pemaparan Manpro dan sedikit sambutan dari General Manager, apresiasi positif disampaikan oleh Dewan Komisaris Utama, Yogo Pratomo. Disampaikan oleh beliau bahwa progress yang dicapai oleh PLTU Pacitan merupakan sebuah kebanggaan, apalagi jika kendala yang dihadapi dapat segera diselesaikan sehingga estimasi yang ditentukan dapat tercapai dengan hasil yang baik. “Dengan menyelesaikan PLTU Pacitan adalah sebuah prestasi besar karena selain telah berhasil menghadapi kendala yang ada karena faktor alam, PLTU Pacitan merupakan salah satu asset vital Negara” ujarnya. (niq)</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pln.co.id/kitlontar/?feed=rss2&#038;p=774</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>another Kuliner Khas Semarang Tahu Men-Tahu…</title>
		<link>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=772</link>
		<comments>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=772#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2012 01:47:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kitlontar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=772</guid>
		<description><![CDATA[Hallo teman-teman PLN se-Nusantara! Salam PLN! Luar Biasa! &#160; Indonesia terkenal dengan kulinernya dengan berbagai aneka rasa dan jenis olahan, mulai dari makanan, minuman sampai jajanan yang berasal dari suatu daerah. Oleh sebab itu adalah hal yang cukup susah untuk &#8230; <a href="http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=772">Selanjutnya.. <span class="meta-nav"></span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo teman-teman PLN</p>
<p>se-Nusantara!</p>
<p>Salam PLN! Luar Biasa!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Indonesia terkenal dengan kulinernya dengan berbagai aneka rasa dan jenis olahan, mulai dari makanan, minuman sampai jajanan yang berasal dari suatu daerah. Oleh sebab itu adalah hal yang cukup susah untuk memastikan dengan pasti berapa jumlah atau macam hidangan khas Indonesia yang telah jarang ditemui atau masih dijajakan sampai sekarang.  Dari banyaknya kuliner Indonesia, ada yang unik di kota Semarang.  Kota klasik yang terkenal dengan sebutan “Semarang kaline banjir” ini mempunyai kuliner dengan berbagai sajian Tahu, yaitu Tahu pong, Tahu gimbal, dan Tahu petis.  Mari kita ulas satu per satu.<span id="more-772"></span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahu Pong</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Tahu Pong adalah salah satu makanan khas Kota Semarang. Pong karena Kopong atau Kosong, sengaja dibuat kosong bagian dalamnya agar renyah saat digigit, dan disajikan bersama acar lobak dan bumbu kecap petis dalam wadah terpisah.  Untuk rasa pedas bisa ditambahkan sambal pada bumbu kecap petis, juga dapat dijadikan lauk yang dimakan dengan nasi putih hangat.  Kebanyakan warung Tahu Pong hanya buka malam hari dan dapat ditemui di Jalan Hayam Wuruk, Jalan Depok dan Jalan Gajah Mada (dekat Hotel Gumaya).  Harga yang ditawarkan tidak lebih dari Rp. 15.000,- per porsi. Di warung Tahu Pong dapat dijumpai beberapa menu lain sebagai variasi apabila ingin mencobanya, yaitu Tahu Keplek (Tahu halus), Tahu Kopyok Telur, Telur Bebek yang digoreng utuh dan Gimbal.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahu Gimbal</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Mengunjungi Semarang tak lengkap jika tidak mencicipi Tahu Gimbal.  Gimbal disini tentu bukan model rambut gimbal nyentrik ala Bob Marley. Melainkan gimbal yang merupakan udang yang digoreng dengan tepung dan diameter kurang lebih 10 cm, tahu goreng yang dikocok dengan telur (bisa juga tanpa telur sesuai selera), irisan kol (bisa digoreng atau tidak digoreng), dan taburan bawang goreng serta daun seledri. Bumbu utama yang disiramkan di atasnya yaitu bumbu kacang tanah goreng yang dihaluskan dengan bawang putih dan cabe sesuai selera.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Jika ingin dijadikan sebagai makanan utama, bisa ditambah lontong atau ketupat. Tahu Gimbal Pak Supri yang direkomendasikan di Semarang  dapat dicicipi di daerah Srondol – Banyumanik (Ruko depan Hotel Serrata) dengan harga Rp 9.000 untuk seporsi lengkap Tahu Gimbal.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahu Petis</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Kuliner Tahu khas Semarang di segmen makanan ringan lainnya yaitu Tahu Petis.  Tahu Petis adalah tahu goreng kering semacam tahu pong yang kosong pada bagian dalam, dan dibelah dua untuk diberi petis udang berwarna hitam pekat.  Paduan cita rasa yang pas dari rasa tahu yang tawar dan pasta petis udang yang manis itu begitu mantap apalagi ditambahkan cabe rawit sebagai pelengkap. Tahu Petis yang terkenal yaitu Tahu Petis Prasojo dijual dijalur pedestrian Simpang Lima.  Selain itu juga mudah ditemukan di warung-warung penjual gorengan dengan harga satuan Rp 1.000 sampai dengan Rp 1.500.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tahu Susur</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Tahu susur merupakan tahu isi.  Isinya berupa sayur atau rebung.  Sayur yang digunakan ada beragam yaitu kol, wortel dan taoge. Setelah tahu diisi dengan rebung atau sayur, siap dimasukkan ke dalam adonan tepung terigu yang sudah dibumbui dengan bawang putih, ketumbar, kemiri dan garam secukupnya untuk selanjutnya digoreng hingga matang.  Akhirnya tahu susur yang krispi dan gurih ini siap dihidangkan hangat dengan pelengkap cabe rawit.  Tahu susur ini mudah ditemui pada warung yang menjual gorengan di Semarang dengan harga satuan berkisar mulai Rp 600 sampai dengan Rp 1.500. (febu)</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pln.co.id/kitlontar/?feed=rss2&#038;p=772</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Opening Peringatan Hari AntiKorupsi se-Dunia</title>
		<link>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=770</link>
		<comments>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=770#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2012 01:44:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kitlontar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=770</guid>
		<description><![CDATA[Memanfaatkan moment kegiatan Rakor Komunikasi Regional Jawa Bali, peserta Rakor diarahkan untuk berfoto bersama ketika istirahat tiba. Namun ada atmosfer yang berbeda pada sesi foto bersama kali ini. Tak seperti biasanya, photo session kali ini peserta didaulat untuk mengenakan T-shirt &#8230; <a href="http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=770">Selanjutnya.. <span class="meta-nav"></span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Memanfaatkan moment kegiatan Rakor Komunikasi Regional Jawa Bali, peserta Rakor diarahkan untuk berfoto bersama ketika istirahat tiba. Namun ada atmosfer yang berbeda pada sesi foto bersama kali ini. Tak seperti biasanya, <i>photo session</i> kali ini peserta didaulat untuk mengenakan <i>T-shirt</i> yang dibagikan sebelumnya. Rupanya <i>T-shirt </i>tersebut bertuliskan “PLN Bersih NO SUAP!”. Hal ini bukan tanpa dasar, melainkan sebagai bentuk dukungan PLN dalam memperingati Hari Anti Korupsi se-Dunia tanggal 9 Desember. Selain itu, peringatan tersebut, juga merupakan langkah yang sedang ditempuh dalam mewujudkan dan mensukseskan PLN Bersih yang membuat PLN sebagai BUMN yang bersih dari praktek korupsi.<span id="more-770"></span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Semangat untuk menjalankan PLN Bersih selanjutnya ditularkan kepada pemberi materi mengenai Public Relations, Elizabeth Goenawan Ananto, Ph. D, FIPRA pada akhir acara. Penyerahan T-shirt dilakukan langsung oleh Manajer Komunikasi Korporat, Bambang Dwiyanto. Kegiatan ini seolah menjadi acara pembuka sebelum tepat pada tanggal 9 Desember sendiri berbagai kegiatan diselenggarakan di banyak Unit PLN yang tersebar di Indonesia. Langkah ini juga diharapkan dapat dilihat oleh stakeholder eksternal bahwa kegiatan PLN Bersih tidak hanya sekedar wacana melainkan benar telah diwujudkan, dengan langkah awal yang telah dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Listrik Nasional ke 67 pada 27 Oktober lalu dengan pembagian buku Pedoman Memahami Gratifikasi. Selain itu juga karena PLN merupakan satu-satunya BUMN di Indonesia yang menjalin kerjasama dengan Transparancy International Indonesia (TII), sebuah LSM penggiat Anti Korupsi di Indonesia.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Kampanye PLN Bersih sendiri yang sedang begitu gencar terdengar gaungnya dimaksudkan agar para pegawai PLN dapat menjadi perusahaan yang benar-benar dapat secara transparan dan akuntable dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan termasuk dalam hal perbaikan sistem pengadaan Barang dan Jasa, sehingga dapat menghilangkan atau meminimalisir kemungkinan terjadinya praktik Korupsi dan Kolusi.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Dijelaskan oleh Bambang bahwa PLN Bersih menjadi komitmen Direksi PLN bersama seluruh internal PLN yang tentu saja sangat membutuhkan dukungan dari semua stakeholder untuk mewujudkan dan mempertahankan PLN yang Bebas dari Korupsi dan Kolusi.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Kami bersih, Anda bersih, Kita bersih. Dukung kami untuk mewujudkan budaya PLN bersih… No Suap! No Korupsi! No Gratifikasi!</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pln.co.id/kitlontar/?feed=rss2&#038;p=770</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PELEPASAN PEGAWAI KITLONTAR DI PENGHUJUNG TAHUN</title>
		<link>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=768</link>
		<comments>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=768#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2012 01:42:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kitlontar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=768</guid>
		<description><![CDATA[PT PLN (Persero) merupakan satu-satunya perusahaan milik negara yang menangani semua urusan kelistrikan di nusantara Indonesia. Sesuai dengan motto PLN yaitu “Listrik Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik &#8211; Electricity For A Better Life” maka banyak dilaksanakan proyek-proyek pembangunan pembangkitan, sehingga &#8230; <a href="http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=768">Selanjutnya.. <span class="meta-nav"></span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">PT PLN (Persero) merupakan satu-satunya perusahaan milik negara yang menangani semua urusan kelistrikan di nusantara Indonesia. Sesuai dengan motto PLN yaitu “Listrik Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik &#8211; Electricity For A Better Life” maka banyak dilaksanakan proyek-proyek pembangunan pembangkitan, sehingga tidak heran jika perombakan organisasi di PT PLN (Persero) sangatlah cepat.<span id="more-768"></span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Seperti halnya PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar yang merupakan salah satu unit pelaksana proyek pembangkitan 10.000 MW, juga terus mengalami perubahan organisasi guna tercapainya pemenuhan listrik di nusantara.  Peleburan organisasi beberapa unit pembangkitan seperti Kit Cilegon dan Kit Indramayu adalah contoh dinamisasi struktur organisasi.  Ada yang dilebur ke Kit Lontar maupun ke unit PLN yang lain.  Pun sebaliknya, pegawai Kit Lontar juga dipindah tugas ke unit PLN lain.  Semuanya demi meningkatkan kinerja dan tercapainya tujuan PT PLN (Persero).</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Seremonial sederhana seakan suatu rutinitas yang dilakukan sebagai wujud terimakasih atas kinerja para pegawai yang mutasi ke unit lain. Pelepasan pegawai Kit Lontar diadakan pada hari Kamis (29/11/12) pukul 10.00 WIB di Ruang Serbaguna Kit Lontar.  Adapun beberapa pegawai Kit Lontar yang berpindah tugas antara lain :</span></p>
<p>-  Asep Isapermana (NIP. 5779056K3), Satuan Pengawas Intern  Kantor Pusat</p>
<p>- Muhammad Nurdin (NIP. 6585013G),  Satuan Pengawas Intern Kantor Pusat.</p>
<p>-   Jonner M. Pardosi (NIP. 6793133Z), PT PLN (Persero) UIP Pembangkit Sulawesi, Maluku, dan Papua.</p>
<p>- Dwi Wibihandoko (NIP. 6692132J), UIP Pembangkitan dan Jaringan Kalimantan.</p>
<p>-  Kunto Nugroho (NIP. 7095062P), UIP Pembangkitan dan Jaringan Nusa Tenggara.</p>
<p>- Lusita Arumasari (NIP. 7906102Z), Satuan Pengawas Intern Kantor Pusat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Pelaksanaan acara Pelepasan tersebut berlangsung lancar dengan diawali dengan pembacaan biodata pegawai Ex Kit Lontar oleh pembawa acara, Febrika Kuspramita dan Dedy Wahyu Risanto, serta dilanjutkan oleh sambutan General Manajer Kitlontar, Wiluyo Kusdwiharto. Dalam sambutannya beliau mengucapkan terimakasih atas dedikasi yang telah diberikan dalam menyelesaikan tugas saat berada di Kit Lontar. “Semoga sukses bertugas di tempat yang baru, dan silaturahmi kita selalu terjaga untuk berkoordinasi jika ada yang perlu dikoordinasikan”, ujarnya.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Acara dilanjutkan dengan penyampaian pesan-kesan perwakilan yaitu Bapak Asep Isapermana, Bapak Dwi Wibihandoko, Bapak Jonner M. Pardosi dan Bapak Kunto Nugroho.  Dalam sambutannya, kekeluargaan merupakan salah satu kesan yang banyak dilontarkan mengenai Kit Lontar.  Suasana kekeluargaan ini dapat menciptakan suasana kerja yang nyaman sehingga target kinerja dapat tercapai dan diselesaikan tepat waktu serta dengan hasil yang maksimal.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Sebagai puncak sekaligus penutup acara, pertunjukan sulap M. Ichsan Ahady dan Maulidatu Zahro begitu menghibur dan menarik perhatian.   For your information, mereka adalah salah satu pemenang dari jebolan ajang “Kit Lontar Star” yang diadakan pada peringatan Hari Listrik Nasional ke 67 yang lalu. (febu)</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pln.co.id/kitlontar/?feed=rss2&#038;p=768</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rakor Komunikasi Regional Jawa – Bali, ajang untuk menjalin koordinasi antar Unit PLN</title>
		<link>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=766</link>
		<comments>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=766#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2012 01:39:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kitlontar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=766</guid>
		<description><![CDATA[Komunikasi merupakan faktor penting yang mutlak harus ada untuk kelangsungan hidup manusia, utamanya dalam organisasi, lebih spesifik lagi untuk dapat mencapai kelangsungan dan kesejahteraan organisasi tersebut. Sebuah organisasi akan bubar karena ketiadaan komunikasi. Coba bayangkan apa yang akan terjadi jika &#8230; <a href="http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=766">Selanjutnya.. <span class="meta-nav"></span></a>]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Komunikasi merupakan faktor penting yang mutlak harus ada untuk kelangsungan hidup manusia, utamanya dalam organisasi, lebih spesifik lagi untuk dapat mencapai kelangsungan dan kesejahteraan organisasi tersebut. Sebuah organisasi akan bubar karena ketiadaan komunikasi. Coba bayangkan apa yang akan terjadi jika organisasi tanpa komunikasi. Pegawai tidak akan tahu apa yang akan dikakukannya dan apa yang dikerjakan rekannya. Pemimpin tidak bisa memberikan instruksi dan menerima masukan dari bawahannya. Koordinasi tidak berjalan, kerja sama tidak terjadi, individu tidak dapat mengkomunikasikan perasaannya, kebutuhannya, masalah yang dihadapi dalam pekerjaan kepada rekan/tim, atau kepada pimpinannya. Komunikasi merupakan aktivitas yang menghubungkan antar manusia dan antar kelompok dalam sebuah organisasi. Bahkan lebih dari itu, tanpa komunikasi dalam organisasi mengakibatkan hubungan yang terjalin antara perusahaan dengan lingkungan eksternal juga berkualitas buruk.<span id="more-766"></span></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Menyadari pentingnya komunikasi, sebagai salah satu BUMN yang bertanggung jawab atas hajat hidup orang banyak, perbaikan dan penyesuaian dilakukan pada SK Direksi No. 227.K/DIR/2005 tentang Pedoman Pelaksanaan Komunikasi Perusahaan yang menjadi panduan dalam pengelolaan dan pelaksanaan komunikasi dilingkungan PT PLN (Persero). Hal ini mengingat Pedoman Pelaksanaan Komunikasi Perusahaan (PPKP) yang merupakan acuan bagi para pelaku komunikasi di tingkat Pusat maupun Unit sudah berlaku selama 7 tahun sehingga perbaikan dan penyesuaian terkait dengan situasi dan kondisi  yang berkembang saat ini dirasa perlu untuk dilakukan. Perbaikan ini ditambah lagi dengan kehadiran UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Menyikapi kehadiran UU KIP yang membuat tuntutan publik terhadap transparansi perusahaan semakin besar, bertempat di Udiklat Semarang pada hari Kamis (6/12) diadakanlah Rakor Komunikasi Regional Jawa Bali. Rakor dihadiri Humas sebagai pelaksana komunikasi perusahaan dari tiga puluh unit PLN serta anak perusahaan di wilayah Jawa dan Bali. Disampaikan oleh Manajer Komunikasi Korporat, Bapak Bambang Dwiyanto pada pembukaan acara, bahwa koordinasi komunikasi antar Unit sangat perlu untuk dilakukan, bahkan bisa dijadikan agenda rutin untuk mengadakan koordinasi komunikasi regional secara rutin. Sehingga dapat tercipta koordinasi yang baik, mengingat Unit PLN tersebar luas bahkan sampai pelosok Indonesia.</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Dijelaskan pula dalam Rakor mengenai SK Direksi No. 418.K/DIR/2012  tentang PPKP baru yang secara detil mengatur tentang Pengelolaan Komunikasi Perusahaan; Tujuan, Fungsi, Peran dan Strategi Komunikasi; Kewenangan Pelaksanaan Komunikasi Perusahaan; Koordinasi regional dan Penyebaran Informasi; Komunikasi dalam Situasi Krisis; Pelaporan dan Evaluasi; Anggaran Komunikasi Perusahaan. Selain itu juga disampaikan mengenai SK Direksi No. 501.K/DIR/2012 tentang Pelayanan, Pengungkapan dan Keterbukaan Informasi Publik di Lingkungan PT PLN (Persero) yang merupakan pengganti SK Direksi No. 034.K/010/DIR/2004 karena sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini,  sehingga perlu disempurnakan. Dalam hal penggunaan kemajuan teknologi media komunikasi (<i>social media</i>) pun telah diatur dengan jelas melalui SE No. 015.E/DIR/2012 tentang Etika Berkomunikasi melalui Sosial Media dan Media Digital di Lingkungan PT PLN (Persero).</span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="font-size: small">Peraturan-peraturan yang ditetapkan dimaksudkan sebagai pedoman acuan dan tata laksana kerja bagi pelaksana fungsi komunikasi perusahaan dalam melakukan komunikasi dan bertujuan untuk tercapainya kegiatan komunikasi yang efisien, efektif dan keseragaman baik di kantor pusat maupun unit-unit mengingat kebutuhan informasi pada masyarakat memerlukan komunikasi yang dinamis. Hal ini pastinya berujung tidak lain karena komunikasi berperan penting pada pencapaian kinerja perusahaan. <b>(niq)</b></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pln.co.id/kitlontar/?feed=rss2&#038;p=766</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Banner utama</title>
		<link>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=631</link>
		<comments>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=631#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2012 06:55:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kitlontar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Main Banner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=631</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pln.co.id/kitlontar/?feed=rss2&#038;p=631</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BuKitlontar</title>
		<link>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=731</link>
		<comments>http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=731#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2012 03:57:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kitlontar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pln.co.id/kitlontar/?p=731</guid>
		<description><![CDATA[Merupakan menu yg menampilkan kumpulan e-book BuKitlontar (Buletin Kitlontar) yg telah diterbitkan oleh Humas Kitlontar.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: small">Merupakan menu yg menampilkan kumpulan e-book BuKitlontar (Buletin Kitlontar) yg telah diterbitkan oleh Humas Kitlontar.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pln.co.id/kitlontar/?feed=rss2&#038;p=731</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
