LISTRIK: Siaga I Iringi Peralihan Listrik KLP SSM ke PLN

(Bandar Lampung, 1/5) – Kepolisian memberlakukan siaga I pada masa pengalihan layanan listrik dari Koperasi Listrik Perdesaan Sinar Siwo Mego (KLP SSM) ke PLN mulai Sabtu (30-1) malam. Siaga I diberlakukan untuk mengantisipasi keributan sebelum dan sesudah pencabutan hak penyaluran listrik KLP SSM yang dicabut sejak pukul 00.00 tadi.

Beberapa jam menjelang peralihan, Pemprov Lampung menggelar rapat di rumah dinas Wakil Gubernur. Rapat dihadiri Wakil Gubernur Lampung M.S. Joko Umar Said, GM PLN Lampung I Gusti Agung Suteja, Ketua KLP SSM A. Junaidi Sunardi, Kapolda Lampung Brigjen Sulistyo Ishak, dan Asisten II Hanan A. Razak.

Berdasar hasil rapat, KLP SSM bersedia meminjamkan jaringan listrik kepala PLN selama dua bulan. Dalam konferensi usai rapat, disebutkan PLN akan dikenakan sewa peminjaman jaringan. “Besarnya sewa dibicarakan lebih lanjut dalam perjanjian tersendiri,” kata Junaidi.

Menurut Junaidi, KLP tidak pernah mempersulit atau menghambat peralihan ke PLN. Pihaknya meminta peralihan ini harus memikirkan nasib karyawan, utang KLP yang lebih dari Rp50 miliar dan utang pelanggan.

Pada bagian lain, Suteja mengatakan PLN akan mengupayakan pelayanan listrik dengan baik. Peralihan ini akan mengakibatkan gangguan listrik. “Misalnya listrik yang tadinya kuning bisa menjadi hijau atau putih untuk sementara. PLN mengupayakan agar masyarakat terlayani dengan baik,” ujar dia.

Kuasa Hukum KLP Maina Rosmala mengatkan KLP tetap terus melakukan langkah hukum ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Sidang perdana dimulai pada 5 Mei mendatang. Sebelumnya, Gubernur Lampung mencabut pencabutan izin usaha KLP SSM yang membuat PLN mengambil alih 70 ribu pelanggan KLP di Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Metro. Pelayanan PLN ke tiga daerah tersebut dimulai 1 Mei pukul 00.00. (MG3/MG2/R-3)

Sumber : Lampung Post