Siaran Pers || 21 May 2017

Kejar Target 35.000 MW, PLN Siapkan Siswa dan Guru Kompeten

Bagikan:


Wisuda 163 Siswa Program Vocational Kelas PLN dari 15 SMK

Surabaya, 22 Mei 2017 – Sebanyak 163 Siswa SMK kelas PJB (PT Pembangkitan Jawa Bali) diwisuda oleh Deputi Menteri Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata (ELKP) Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah, didampingi Direktur Human Capital Management (HCM) PLN Muhamad Ali, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PLN Amin Subekti serta Direktur Utama PJB Iwan Agung Firstantara, Senin (22/5). Acara yang digelar di PJB Kantor Pusat, Jl Ketintang Baru 11 Surabaya, ditandai dengan penyerahan ijazah dan sertifikat kompetensi bidang pembangkitan level 1. Bersamaan dengan hal tersebut, PLN juga membuka kelas Program Vocational kelas PLN serta menyerahkan penyerahan sertifikat kompetensi guru produktif kepada 15 orang guru.

Kelas PJB adalah hasil kerjasama PJB dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sejak 2015 lalu. Kerjasama dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi pelajar tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Ruang lingkup kerjasama meliputi pengembangan kompetensi di bidang operation & maintenance pembangkit tenaga listrik bagi siswa SMK, penyusunan kurikulum dan penyediaan instruktur, serta penyediaan sarana dan fasilitas untuk kegiatan praktek/magang. Kurikulum dan modul pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan industri pembangkit tenaga listrik, sehingga siswa yang lulus dari kelas PJB siap kerja di bidang pembangkitan. Bahkan dari 163 wisudawan PJB Class, sebanyak 37 diantaranya sedang menjalani On Job Training (OJT) di PJB.

Dalam sambutannya, Deputi Menteri BUMN mengungkapkan bahwa seperti program pembangunan 35.000 MW pembangkit listrik, ditargetkan selesai dalam lima tahun kedepan, hal ini membutuhkan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk mendukung kebutuhan SDM bidang teknik kelistrikan. Peranan pendidikan sekolah menengah sangat strategis untuk menyiapkan tenaga ahli yang kompeten.

Senada dengan hal tersebut, Direktur HCM PLN menekankan bahwa PLN akan memberikan perhatian khusus untuk membantu efektifitas dan peningkatan kualitas SDM, terutama sektor kelistrikan, karena untuk mengoperasikan infrastruktur kelistrikan butuh SDM yang handal.

Di beberapa daerah di Indonesia saat ini telah menjalankan Program PJB Class 2017 antara lain:

  1. SMKN 5 (STM Pembangunan) Surabaya
  2. SMK Dwija Bhakti 1 Jombang
  3. SMKN 1 Kediri
  4. SMKN 1 Gending Probolinggo
  5. SMKN I Bangil Pasuruan
  6. SMKN 2 Kraksaan Probolinggo
  7. SMK PGRI I Gresik
  8. SMK PGRI 3 Malang
  9. SMK Teknologi Balung – Jember
  10. SMKN 2 Probolinggo
  11. SMKN 7 Surabaya
  12. SMKN 1 Wonoasri Kab. Madiun
  13. SMKN 3 Boyolangu Kab. Tulungagung
  14. SMKN 1 Jenangan Kab. Ponorogo
  15. SMK Brantas Karangkates Kab Malang

Selain mewisuda siswa SMK Kelas PJB, PLN juga menyerahkan sertifikat kompetensi kepada guru SMK yang telah mendapatkan pelatihan di PLN Corporate University. Penyerahan sertifikat ini dilatarbelakangi oleh Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2016 tanggal 9 September 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan merupakan tindak lanjut dari kerjasama Kementrian ESDM dan Kemendikbud untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja ketenagalistrikan.

Guna mendukung terciptanya tenaga kerja yang berkualitas tersebut diperlukan guru-guru SMK yang handal dan memiliki Knowledge, Skill dan Attitude, khususnya untuk Bidang Distribusi dan Bidang Pemanfaatan Tenaga Listrik. Untuk itu, dalam program CSR (Corporate Social Responsibility), PLN mengadakan kerjasama pendidikan dengan SMK terpilih, melalui penandatanganan yang dilaksanakan pada 30 Maret 2017 bersama tiga pemerintahan provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur tentang Peningkatan Kompetensi Bidang Ketenagalistrikan pada Peserta Didik SMK.

Kegiatan pelatihan bagi guru-guru SMK (Upgrading Guru SMK) tersebut dilaksanakan dengan komposisi 30% teori dan 70% praktek. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kompetensi baik bagi guru maupun peserta didik nantinya.

“PLN ikut terlibat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa baik melalui penyediaan dan penyaluran tenaga listrik untuk pelanggan maupun masyarakat umum, sekaligus ikut terlibat langsung dalam proses transfer knowledge, skill dan attitude pada bidang ketenagalistrikan kepada guru dan siswa SMK,” imbuh Muhamad Ali.

SMK yang terpilih menjadi Pilot Project dalam program ini adalah SMKN 26 Jakarta, SMKN 5 Jakarta, SMKN 2 Bogor dan SMK PGRI 3 Malang, yang secara keseluruhan melibatkan 110 siswa dan 30 orang guru.

PLN Peduli Ajak Anak Gemar Membaca

Di kesempatan terpisah, hari ini PLN juga memberikan bantuan untuk pembangunan taman baca di SDN Ketintang 4 Surabaya. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN untuk mengajak anak sekolah dasar (SD) gemar membaca.

Bantuan senilai lebih dari 170 juta rupiah tersebut diberikan secara simbolis kepada pihak sekolah oleh Direktur HCM PLN Muhamad Ali dan disaksikan oleh Deputi Menteri BUMN Edwin Hidayat Abdullah.

Salah satu siswa, Subur, mengaku sangat senang dengan adanya taman baca di sekolahnya dan akan memanfaatkan taman bacaan tersebut untuk belajar dan bermain bersama teman-temannya.

Kontak:

I Made Suprateka

Kepala Satuan Komunikasi Korporat

Tlp. 021 7251234

Facs. 021 7227059

Email. suprateka@pln.co.id

 

  Go Top