PLN Siap Suplai Listrik Investor

Sistem Lombok Kelebihan Daya 20 Megawatt

MATARAM – Kondisi kelistrikan di NTB telah berubah. Saat ini daya listrik yang dimiliki oleh Pulau Lombok maupun Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa sudah berlebih. Dikatakan oleh General ManagerĀ  (GM) PLN Wilayah NTB, Akbar Ali, investor tak perlu khawatir kekurangan listrik saat ingin berinvestasi di NTB. Soal listrik PLN siap mengalirkannya.

“Berapapun jumlah investor yang masuk ke Pulau Lombok, PLN siap memberikan listrik. Tidak perlu takut soal listrik,” kata Akbar.

Dijelaskan, kemunculan hotel-hotel baru yang ada di Kota Mataram dan sekitarnya telah mendapatkan aliran listrik. Ini menandakan memang tidak ada masalah dengan pasokan listrik yang ada di Pulau Lombok.

Keyakinan orang nomor satu di PLN Wilayah NTB ini tidak lepas dari daya yang dimiliki PLN sebesar 150 megawatt (MW), hanya terpakai 130 MW.

“20 MW itu kalau malam. Pagi sampai siang beda lagi, daya yang terpakai hanya 80 MW, sisanya 70 MW tidak terpakai,” jelasnya.

“Soal daya tidak usah risau. Itu belum lagi lelang daya yang kita lakukan tahun ini,” sambungnya.

Akbar yang didampingi sejumlah manager menjelaskan, cadangan 20 MW tersebut akan kembali mendapat tambahan setelah lelang daya tahun ini. Lelang daya sebesar 30MW dilakukan di kawasan Kabupaten Lombok Utara dan 20 MW di Lombok Timur.

“Cadangan kita setelah lelang ini menjadi 70 MW. Tidak ada alasan investor untuk panik soal listrik,” tandasnya.

Dicontohkan, kebutuhan untuk Bandara Internasional Lombok (BIL) saja hanya 800 kilowatt (KW). Itu sebagai gambaran, daya listrik yang dimiliki PLN NTB lebih sangat banyak. Karena untuk satu investasi berupa hotel maupun resort kebutuhannya tidak sampai 1 MW.

“Hotel-hotel yang baru bangun seperti Santika, Palm, dan Lombok Plaza ketika mengajukan permohonan listrik. Langsung kita penuhi,” tukasnya. (feb)