Melihat Antrean Pelanggan Baru di PT PLN Ranting Selong

PLN Siapkan Terop, Calon Pelanggan Tak Berani Tinggalkan Lokasi

PT PLN Ranting Selong membuka pendaftaran untuk pelanggan baru. Tak pelak setiap hari ratusan orang terlihat menyesaki kantor PLN Ranting Selong. Seperti apa? Berikut ulasan singkatnya.

Sejak beberapa hari lalu, suasana kantor PT PLN Ranting Selong terlihat berbeda. Ratusan orang terlihat memenuhi halaman kantor yang berada di Jalan TGKH M Zainuddin Abdul Majid itu.

Ternyata ratusan orang sedang mengantre untuk mendaftar menjadi pelanggan PT PLN. “Saya sedang mendaftar menjadi pelanggan PLN,” kata Nurdi, salah seorang calon pelanggan dari Dusun Lendang Belo, Desa Kilang, Sakra.

Menurut Nurdi, sebenarnya dia sudah mendaftar menjadi pelanggan PLN sejak 2007 lalu. Namun, karena belum ada program pelanggan baru, dia harus rela menunggu sampai tahun ini. “Saya memasang tegangan listrik yang 450 VA saja,” ungkapnya.

Dikatakan, untuk bisa mendaftar dirinya harus antre. pasalnya, setiap hari jumlah orang yang antre bisa mencapai lima ratusan orang.

Karena Nurdi mendapatkan nomor antre dengan urutan 300. ” Saya tidak tahu kalau mengambil nomor antrean, padahal saya datang cukup pagi,” keluhnya sambil tersenyum.

Keberadaan ratusan calon pelanggan yang antre ini tidak disia-siakan para pedagang. Berdasarkan pantauan Lombok Post, terdapat sekitar tiga pedagang bakso yang mangkal di sekitar PLN.

Tidak itu saja, tampak seorang penjula nasi keliling yang menjajakan dagangannya. Pasalnya, para calon pelanggan PLN tidak berani meninggalkan antrean. Para calon pelanggan takut nomor antreannya terlewati. “Keberadaann pedagang ini snagat membantu, karena kami tidak berani jauh-jauh dari kantor PLN,” tandas Nurdi usai menikmati bakso.

Sedangkan untuk beribadah, sepertinya calon pelanggan juga tidak perlu repot-repot. Karena di dalam kantor PLN juga tersedia musala. Sementara untuk membantu memberikan kenyamanan kepada calon pelanggan, pihak PLN menyediakan terop.

Hal ini dimaksudkan supaya calon pelanggan yang antre bisa menunggu giliran dnegan nyaman. Selain terop pihak PLN juga menyiapkan kursi.

Sepertinya, kursi dan terop yang disiapkan tidak menampung jumlah orang yang hadir. Sehingga beberapa calon pelanggan tampak duduk di sekitaran kantor PLN. “Kalau dipanggil masih kedengaran,” tandas Nurdi.

Sementara itu Manager PT PLN Ranting Selong menjelaskan, Bulan Mei ini pihaknya menargetkan pemasangan baru listrik sebanyak 10 ribu pelanggan.

Jumlah pelanggan baru yang ditargetkan itu diluar pelanggan eks KLPSR. ” Target ini ditentukan sendiri oleh pihak PLN. Terutama untuk mengakomodasi masyarakat yang belum menikmati pelayanan listrik dari PLN,” ungkapnya.

Dikatakan, jumlah  pelanggan PLN sebanyak 51 ribu. Sedangkan yang masih dalam daftar tunggu mencapai 48 ribu. Namun, dengan adanya penambahan pemasangan baru sebanyak 10 ribu pastinya akan mengurangi angka daftar tunggu.

Sementara itu sampai saat ini yang siap untuk dilakukan pemasangan sebanyak 9.700 orang pelanggan.

Untuk itu pihaknya telah melakukan survei terkait kelayakan. Jumlah itu merupakan daftar tunggu mulai tahun 2005-2010. Proses pembayaran dilakukan secara langsung kepada PLN. “Sesuai dengan daya yang mereka pasang, tanpa harus melalui perantara,” tegasnya.(rur)

Disadur dari Koran Lombok Post edisi Kamis, 5 Mei 2011