Karakteristik Berbagai Jenis Lampu LED

No.            : 08.LIT.2011

Penulis   : Nurul Fauziah, ST; Ir. Pranyoto; Muhammad Firmansyah, ST, M.Sc; Tri Wahyudi, ST, MM

Abstrak  :

Laporan ini menyampaikan kajian karakteristik berbagai jenis lampu LED dan kajian ekonomi penggunaannya. Penelitian dilaksanakan melalui studi literatur dan pengukuran laboratorium. Kajian literatur mengeksplor mengenai teori umum tentang LED, pencahayaan, lampu LED, dan karakteristik lampu LED dari berbagai makalah para pakar, brosur pabrikan, standar teknis dan buku. Pengukuran laboratorium mengukur karakteristik beberapa contoh lampu LED yang diperoleh di pasaran seperti: Lumen, Lux, PF, Daya dan THD. Lux diukur sebagai indikator bahwa telah terjadi penurunan iluminasi ketika lampu LED telah dinyalakan selama lebih dari 500 jam. Nilai efikasi lampu LED didapat dari nilai lumen hasil pengukuran dibagi daya terukur pada tegangan pengukuran. Kajian ekonomi penggunaan lampu LED dilaksanakan secara sederhana menggunakan prinsip Present Worth Value (PWV).

 

Kajian literatur menunjukan bahwa lampu LED dapat mencapai nilai antara 50 – 100 lumen/watt, sedangkan CFL memiliki efikasi 60 – 72 lumen/watt. Harga lampu LED relatif masih mahal, 2 – 10 kali harga lampu CFL.

 

Hasil pengukuran menunjukan bahwa beberapa contoh lampu LED di pasaran mempunyai efikasi minimal 29 lumen/W pada tipe down light dan maksimal 155,3 lumen/W pada tipe TL. Efikasi rata-rata untuk tipe bulb adalah 64,41 lumen/W, tipe spot light adalah 38,36 lumen/W, dan tipe TL adalah 128,26 lumen/W. Nilai efikasi down light dan spot light berbeda dengan literatur. Nilai THD (Total Harmonic Distotion) arus yang terukur akibat pemasangan lampu LED cukup besar, yaitu dapat mencapai nilai lebih dari 100 %.

 

Kajian ekonomi menunjukkan bahwa Lampu LED dengan efikasi 80 lm/W dan memiliki umur minimal 50.000 jam lebih ekonomis dibandingkan dengan Lampu CFL dengan efikasi 70 lm/W (harga Rp. 25.000,- dan umur pemakaian 10.000 jam), apabila harganya dibawah Rp. 200.000,-.