Kebutuhan Listrik PON Belum Jelas

PLN SUDAH DUA KALI SURATI PEMKAB

HALUAN RIAU – 13/03/2012 – Hal.20

BANGKINANG – PLN Ranting Bangkinang mengakui belum mendapatkan keputusan dari Panitia Sub PB PON terkait kebutuhan tenaga listrik, termasuk Sket pemasangan materil di kawasan Stadion Tuanku Tambusai.

Kepala PLN Ranting Bangkinang, Syofyan Hadi didampingi Humas, Chandra dan petugas, Nardi mengaku hingga saat ini pihaknya sudah dua kali mengajukan surat ke Pemkab Kampar guna mengetahui kebutuhan listrik dan pemasangan materil khususnya di Stadion Tuanku Tambusai seperti Trafo dan lainnya.

” Dari empat Venue PON yang ada, memang Venue cabang Sepakbola yang belum jelas padahal waktu semakin dekat, jika sudah diketahui jumlah kebutuhan, PLN tentu bisa mengerjakannya apakah menggunakan daya besar atau kecil, ” terangnya.

Dikatakan, sesuai dengan surat yang diajukan PLN ke Pemkab Kampar, persiapan kelistrikan pada Venue-venue PON di Kabupaten Kampar adalah Stadion Tuanku Tambusai, membutuhkan daya listrik 416 Kw dengan rincian Tribun Barat 161 Kw, Tribun Timur 63 Kw dan lampu Arena 192 Kw.

” Layanan khusus tersebut akan menimbulkan biaya yang arus dibayar Pemkab Kampar sebesar Rp 173.721.600. untuk menindak lanjuti itu diperlukan trafo dengan kapasitas 500 KVA, pembangunan gardu trafo, pembangunan SKUTR yang menghubungkan gardu trafo ke cubicle panel stadiun, ” paparnya.

GOR Komplek kantor Bupati untuk cabang pencak Silat dan Motorcross, energi listrik disuplai dari kantor Bupati Kampar. ” Daya listrik saat ini di wilayah itu 1,1 MVA atau mampu mengaliri 1.100 pelanggan dengan daya 900 VA, sedangkan cabang Golf energi listrik disuplai dari Hotel Labersa di mana daya PT Labersa 3.465 MVA, ” terangnya.  (dom)