RIAU PESISIR – 08/05/2012 – Hal.7
PEKANBARU – Sebanyak 400 Megawatt (MW) dari proyek nasional 10 ribu MW di Indonesia Wilayah Barat dinyatakan tuntas dan siap masuk dalam sistem interkoneksi PT Perusahan Listrik Negara (PLN).
Sedangkan sisa proyek pembangkit di luar pulau Jawa itu yakni sebesar 400 MW, ditargetkan selesai pada 2013 mendatang.
” Untuk proyek nasional 10 ribu MW, pada tahun ini akan masukĀ ke dalam sistem sebesar 400 MW. Tahun depan 2013 diharapkan jika tidak ada halangan semua sudah tuntas masuk ke seluruh sistem koneksi, ” ungkap direktur Operasi PLN Indonesia Barat Harry Jaya Pahlawan kepada Media Indonesia di Pekanbaru, Senin (7/5).
Menurut Harry, tambahan daya sebesar 400 MW dari proyek pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara itu yang masuk dalam sistem pada 2012 ini diantaranya satu pembangkit dari 2 pembangkit di PLTU Teluk Sirih Sumatera Barat 100 MW, dua pembangkitĀ di PLTU Pangkalan Susu, Sumatera Utara 200 MW, satu pembangkit dari dua pembangkit di PLTU Tarahan Baru, Lampung 100 MW, sedangkan sisanya akan diperkirakan selesai pada 2013 mendastang.
” Proyek Pembangkit 10 ribu MW merupakan proyek pembangkit bersumber energi batubara, proses pembangunan saat ini sudah memasuki tahap akhir, ” urainya.
Sejauh ini, lanjut Harry, belum ada ditemukan permasalahan berarti dalam proses pembangunan 25 PLTU dalam proyek 10 ribu MW di luar pulau Jawa dan Bali. Namun pengerjaan tetasp harus dilakukan seksama mengingat PLTU tersebut akan digunakan untuk jangka waktu yang lama.
” Pada 2013, jika tidak ada masalah semua PLTU dalam proyek 10 ribu MW akan dapat digunakan dan masuk dalam sistem kelistrikan Nasional, ” jelasnya. (*)






