Tambah Daya Listrik Sistem Online

RIAU POS – 04/09/2012 – Hal.44

KOTA (RP) – Bagi pelanggan PLN di kota Pekanbaru yang ingin menambah daya listrik harus melakukan registrasi online di internet. Pihak PLN kembali mengingatkan, ini karena PLN tidak melayani pasang baru, tambah daya dan pembayaran di Kantor PLN sejak 1 Juni lalu, Senin (3/9).

     Bahkan sejak disebutkan oleh General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau di Pekanbaru, semua kantor PLN Wilayah Riau dan Kepri saat itu diperintahkan tidak lagi melayani dan membuka loket pembayaran secara langsung di kantor PLN dan diberlakukan sama yaitu 1 Juni 2012,.

     General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR). Djoko R Abumanan dalam acara sosilalisasinya mengatakan, transaksi non tagihan listrik seperti pasang baru, ubah daya mengatakan sistem online adalah tuntutan zaman.

   ” Ini adalah tuntutan perkembangan zaman, jadi tidak ada lagi tatap muka dengan petugas PLN. Sementara untuk pembayaran rekening listrik dan tagihan lainnya yang selama ini langsung dari masyarakat diterima oleh petugas PLN di loket PLN ditiadakan mulai 1 Juni besok, kecualai di daerah tertentu yang masih tertinggal, ” kata Djoko.

     Semua pembayaran dilakukan melalui Bank. Sementara ini ada 34 bank yang sudah bekerjasama dengan PLN yang bisa menerima pembayaran-pembayaran transaksi PLN. Selain bank, pembayaran tagihan listrik bisa dilakukan melalui kantor Pos.

   ” Untuk pasang baru dan naik daya dertas informasi lainnya mengenai PLN, calon pelanggan PLN bisa mendaftar di web PLN yaitu www.pln.co.id ataupun call centre 123, ” kata Djoko.

     Ditanya apa alasan PLN tidak lagi menerima uang tunai, Djoko mengatakan bahwa itu adalah peraturan dari PLN pusat, namun yang jelas dengan tidak menerima uang tunai, akan membantu menghapuskan calo.

   ” Saat ini masa transisi, semua pelayanan dan informasi PLN sudah bisa dibaca melalui internet, Oktober mendatang jika ada pertanyaan dari calon pelanggan maka bisa melalui call centre, petugas pelayanan di kantor PLN akan diperkerjakan pada sistem kerja PLN yang lain, ” kata Djoko.  (rul)