Listrik Pra Bayar

Listrik Pra Bayar adalah salah satu terobosan terbaru yang di canangkan oleh PLN(Perusahaan Listrik Negara) Indonesia. Terdapat berbagai keuntungan dari program ini yaitu :

  1. Privasi tidak terganggu
  2. Tidak adanya SANKSI pemutusan
  3. Tidak adanya Uang Jaminan Pelanggan
  4. Tidak adanya biaya beban bulanan
  5. Kemudahan pembelian Listrik Isi Ulang kapan saja, bisa di ATM, Teller atau di loket-loket pembayaran rekening listrik
  6. Pemakaian konsumsi listrik dapat dikendalikan
  7. Pelanggan dapat memantau pemakaian listrik
  8. Pelanggan dapat menyesuaikan pemakaian listrik

 

Syarat & Ketentuan Migrasi Pasca Bayar ke Listrik Prabayar

  1. Pelanggan membawa rekening listriknya ke kantor PLN terdekat (tidak diwakili)
  2. Mengajukan permohonan perubahan layanan dari listrik paska bayar  ke listrik prabayar.
  3. Membawa fotocopy KTP yang masih berlaku, No ID Pelanggan, No HP/Telp yg bisa dihubungi  (PLN akan memproses bila pelanggan tidak ada tunggakan rekening listrik)
  4. Pelanggan menerima SIP (Surat Ijin Penyambungan) baru yang sesuai dengan permohonan pelanggan.
  5. Membayar biaya pemakaian listrik yang telah digunakan sebelum migrasi ke listrik prabayar
  6. Mempersiapkan biaya materai,  stroom awal minimal Rp 20.000
  7. Penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) baru

 

Syarat & Ketentuan Pasang Baru Listrik Prabayar

  1. Calon pelanggan datang sendiri ke kantor PLN terdekat (tidak diwakili).
  2. Mengajukan Permohonan Pasang Baru Listrik Prabayar
  3. Membawa fotokopi KTP yang masih berlaku dan denah lokasi bangunan  / rumah atau  rekening listrik tetangga sebelah yang terdekat , No HP/Telp yg bisa dihubungi
  4. Calon Pelanggan menerima SIP (Surat Ijin Penyambungan) dari PLN terlebih dahulu sebelum membayar biaya pasang baru.
  5. Mempersiapkan biaya seperti biaya penyambungan (BP), Materai , stroom awal minimal Rp 20.000
  6. Penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL)

 

Token Pra Bayar

  • Token adalah 20 digit angka yang dimasukkan ke meter prabayar saat melakukan isi ulang listrik
  • Nilai Token Prabayar terdiri dari unsur kWh, PPJ dan Meterai
  • Nilai Token (token isi ulang pada ATM atau Payment Point adalah : Rp.20.000, Rp.50.000, Rp.100.000,  Rp.250.000, Rp.500.000 dan Rp.1.000.000,-
  • Token Prabayar  tidak ada masa kadaluarsa

 

Pembelian Token Pra bayar

Pelanggan listrik prabayar  dapat dengan mudah membeli   token (voucher listrik isi ulang) yang telah   tersedia dengan nilai nominal Rp. 20.000 hingga Rp. 1.000.000 melalui beberapa cara pembelian sebagai berikut :

  1. Loket Payment Point Online Banking (Mitra Bank)
  2. Bank Bukopin (ATM, SMS Banking, Teller)
  3. Bank BPRKS (EDC, ATM, ADM, Internet Banking)
  4. Bank Danamon
  5. Bank Danamon Syariah
  6. Bank BNI (ATM)
  7. Bank Mandiri (ATM)
  8. Bank BRI
  9. Bank NISP (ATM)
  10. Bank BCA (ATM)

Jika pembelian token (voucher listrik isi ulang) dilakukan lewat loket-loket pembayaran listrik Online, berikut caranya :

  1. Datang ke tempat layanan pembelian token (voucher listrik isi ulang) di loket pembayaran listrik online.
  2. TunjukanID meter atau nomor seri meter kepada operator/petugas yang melayani
  3. Beritahukan nilai nominal  jumlah listrik isi ulang yang ingin dibeli. Misal : Rp. 100.000
  4. Anda akan menerima 20 digit kode listrik isi ulang yang akan tercetak pada tanda terima

 

Cara pembelian listrik di beberapa ATM

ATM Mandiri

1. Pilih Pembayaran/Pembelian
2. Pilih Multi Payment
3. Ketik “30300”
4. Masukkan No Meter (11 nomor)
5. Masukkan Nominal Pembelian
6. Ketik “1”

ATM Bukopin

1. Pilih ISI ULANG PULSA DAN LISTRIK
2. Pilih LISTRIK / PLN
3. Masukan Nomor Meter (11 nomor)
4. Pilih Nominal Pembelian

ATM BCA

1. Pilih Transaksi Lainnya
2. Pilih Voucher isi Ulang
3. Pilih Lainnya
4. Pilih PLN Prepaid
5. Masukkan nomor Meter (11 nomor)
6. Pilih Nominal Voucher
7. Tekan Benar / Salah

ATM NISP

1. Pilih MENU LAINNYA
2. Pilih PULSA ISI ULANG DAN PLN
3. Pilih PLN PRABAYAR
4. Masukan Nomor Meter (11 nomor)
5. Pilih Nominal Pembelian

ATM BNI

1. Pilih Pembayaran
2. PLN
3. PLN PRABAYAR
4. Pembelian Token
5. Masukan No meter (11 nomor, tambahkan “0” di depan no meter)
6. Pilih jenis “0”
7. Pilih Nominal Pembelian

ATM BRI

1. Pilih Transaksi Lainnya
2. Pilih Pembayaran
3. Pilih PLN
4. Pilih Prabayar
5. Masukkan Nomor Meter (11 nomor)
6. Tekan Benar/Salah
7. Pilih Nominal Token / Voucher
8. Tekan Benar / Salah