Pengukuhan Pengurus DPD SP Masa Bakti 2009-2013

Kamis (06/06) dilaksanakan pelantikan pengurus DPD SP PLN Wilayah Sulselrabar periode 2009-2013. Hadir dalam pelantikan tersebut ketua DPP SP PLN Riyo Supriyanto, PLH GM Ir. Rasulong, ketua DPD SP PLN Sultanbatara Andi Takdir beserta anggota dan perwakilan pengurus DPC SP se-Sulselrabar.
Acara diawali dengan pelantikan pengurus, dilanjutkan sambutan ketua DPD SP PLN Sultanbatara A. Takdir. Dalam sambutannya Andi Takdir berharap kepada para anggota dan pengurus SP agar senantiasa menjadi SDM yang profesional menghadapi perubahan yang begitu dinamis di lingkungan PLN. “Semoga kedepan pengurus yang mendapatkan amanah baru ini, dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana mestinya” Tutur Andi Takdir. 
Sementara itu, PLH GM Ir. Rasulong mengharapkan agar para pengurus SP betul-betul dapat memperjuangkan aspirasi anggotanya, berada di garis depan dalam menyuarakan kesejahteraan anggotanya, dan bekerja seoptimal mungkin.
 
Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan pengarahan dari ketua SP PLN Pusat Riyo Supriyanto. Didepan anggota dan pengurus DPD SP PLN Sultanbatara yang baru, Riyo memberikan semangat bahwa menjadi anggota SP, bukan berarti tidak bisa berkarir, karena justru menjadi anggota dan pengurus SP membuat kita semakin solid dalam memperjuangkan hak kita.
 
Komitmen SP PLN selama ini adalah untuk menjadi mitra bagi manajemen PLN demi kelangsungan perusahaan dan kesejahteraan karyawan, namun akan tetap mengkritisi kebijakan perusahaan. “Beberapa hal yang masih menjadi tuntutan SP PLN terhadap manajemen PLN antara lain pembenahan terhadap sumber keborosan PLN, seperti penggunaan BBM, peningkatan kesejahteraan karyawan dan menolak privatisasi serta Jamsostek (SP PLN menolak jaminan sosial di luar PLN, dan sampai saat ini, PLN masih mengikuti program jaminan sosial tenaga kerja sesuai PP no 33 tahun 1977)”jelas Ryo. 
SP PLN saat ini merupakan salah satu SP BUMN terbesar untuk itu diharapkan para anggota dan pengurus SP tetap solid, bermartabat dan jangan terpengaruh dengan isu yang tidak jelas.   Selain itu Riyo juga menyampaikan 3 pilar utama yang harus diterapkan pengurus SP, yaitu:
-           Smart
-           Elegan
-           Etika
 
Khusus terkait mengenai PKB sesuai amanat munaslub 2009 di Medan untuk merumuskan PKB yang baru serta melakukan Judicial Review Undang-Undang nomor : 30 tahun 2009 ke Mahkamah Konstitusi, hal tersebut tinggal menunggu waktu. “Untuk PKB telah diserahkan ke Depnaker dan sekitar 2 minggu lagi selesai, karena prosesnya panjang. Terkait pendapatan di PLN akan diusahakan untuk masuk kedalam P50 sehingga ada perbaikan kesejahteraan bagi pegawai PLN. Mari kita sama-sama berjuang, jika ada SK direksi yang tidak menaikkan kinerja perusahaan, akan kita perjuangkan untuk direvisi” tegas Riyo.