PPOB Beri Kemudahan Pelanggan PLN Membayar Listrik

Kemudahan pembayaran listrik bagi pelanggan PLN Wilayah Sultanbatara akan semakin meningkat dengan akan diterapkannya sistem Payment Point Online Bank (PPOB).
Untuk memuluskan rencana itu, pada hari Selasa (23/03) bertempat di aula lt.VI kantor PLN Wilayah Sultanbatara berlangsung acara presentasi mengenai Payment Point Online Bank (PPOB) yang disampaikan oleh Muhammad Hamdani dari PT Gerbang Sinergi Prima (GSP), salah satu Switching Company yang telah bekerjasama dengan PLN Unit Wilayah/Distribusi lain dalam pelaksanaan PPOB.
Acara ini dibuka oleh General Manager PLN Wilayah Sultanbatara Ahmad Siang dan dihadiri oleh para manajer bidang dan manajer cabang, Tim Implementasi SIP3, serta undangan dari PT Pos Indonesia dan sejumlah Bank calon mitra.
 
Payment Point Online Bank (PPOB)
Adalah alternatif mekanisme pembayaran tagihan listrik PLN yang lebih aman, mudah dan murah. PPOB merupakan layanan pembayaran tagihan listrik dan tagihan lainnya secara online real time yangdiselenggarakan PLN bekerjasama dengan perbankan.
PPOB dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, dimana pelanggan dapat membayar di mana saja, kapan saja dan dengan cara apa saja melalui Delivery Channel (ATM, Teller, Autodebet, Internet Banking dll).
Dalam sistem PPOB proses penerimaan tagihan listrik tidak dilakukan oleh petugas PLN namun langsung diterima oleh collecting agent dan secara otomatis ditransfer ke rekening receipt PLN
 
Perbedaan SOPP (Semi Online Payment Point) dengan PPOB
Dengan PPOB (pelanggan membayar tagihan listrik dimana saja dan kapan saja melalui ATM, KUD, payment point) dll, PLN memiliki resiko yang kecil dalam keamanan proses penyetoran karena bank melimpahkan dana ke rekening receipt PLN (maksimal H-1), menggunakan sistem online real time sehingga proses rekonsiliasi data dan dana bisa lebih cepat dan akurat, menggunakan biaya admin Bank, sementara dengan SOPP (pelanggan membayar tagihan listrik di KUD atau loket setempat, memiliki resiko yang tinggi untuk keamanan dalam proses penyetoran ke rekening receipt PLN membawa uang cash langsung, adanya delay waktu dalam proses rekonsiliasi data dan dana, tidak ada biaya admin bank.
Khusus untuk PPOB yang menggunakan biaya admin bank, terkadang mendapatkan penolakan dari pelanggan, untuk itu diperlukan sosialisasi yang sejelas-jelasnya mengenai PPOB ini.