PLN Ajak LPJKD Bangun Pembangkit

MAKASSAR, UPEKS–PT PLN Wilayah Sultanbatara mengajak Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Daerah (LPJKD) Sulsel bermitra menjaga ketersediaan listrik di Sulsel.
Yaitu, dengan menanamkan investasi untuk pembangunan pembangkit-pembangkit berdaya rendah, yang nantinya disuplai ke PLN.

General Manager PT PLN Wilayah Sultanbatara, Ir Zulkifli Abdullah Puteh di sela-sela menerima kunjungan dewan kepengurusan LPJKD Sulsel di ruang kerjanya, Senin (1/5), menjelaskan, potensi pengembangan kelistrikan di Sulsel masih sangat besar.
“Potensi kelistrikan sangat besar, sebagai gambaran ketika saya masuk ke sini tahun 2011 lalu beban puncak 580 Megawatt (MW), sementara sekarang ini sudah mencapai 660 MW. Bahkan, kita harapkan 200-300 MW bisa masuk hingga akhir tahun ini,” jelasnya.

“Jangan hanya mengharapkan dan bekerja ketika ada proyek, baiknya juga menanamkan investasi di sektor kelistrikan dengan membangun pembangkit-pembangkit skala kecil, jika sudah ada nanti kita beli. Kalau memang belum sanggup sendiri bisa konsorsium atau per asosiasi. Jika ini bisa berjalan, akan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulsel,” tambahnya.

Tawaran ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Ketua LPJKD Sulsel Ir Panguriseng. Menurutnya, ia akan segera melakukan koordinasi dengan asosiasi terkait (asosiasi kelistrikan) yang bernaung di bawa LPJKD Sulsel.
“Tawaran untuk berperan dalam mengatasi krisis listrik di Sulsel sangat bagus. Pak GM PLN tadi sudah meminta kita berpartisipasi membangun pembangkit-pembangkit kecil, seperti pembangkit listrik tenaga air mini hydro,” ungkapnya.

“Kedatangan kita ini juga sekaligus silaturahmi Dewan Pengurus LPJKD Sulsel yang baru dilantik dan sejumlah ketua asosiasi kelistrikan yang selama ini menjadi mitra PLN dengan GM PLN. Termasuk melaporkan, jika LPJKD Sulsel akan segera melakukan sertifikasi tenaga-tenaga ahli dan terampil, khususnya anggota tenaga kelistrikan dan kita harapkan peran PLN, termasuk menempatkan orangnya di badan sertifikasi ini,” tambahnya.

Dewan Pengurus LPJKD Sulsel sendiri yang baru dilantik berdasarkan dengan Undang-Undang Jasa Konstruksi nomor 18/1999 dan Peraturan Presiden (PP) nomor 04 tahun 2010 junto PP Nomor 92 2010 tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi. Serta hasil rapat perdana Dewan Pengurus LPJKD Sulsel, beberapa waktu lalu, yang sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Pekerjaan Umum (PU) Nomor 10/PRT/M/2010 tentang Tata Cara Pemilihan Pengurus, Masa Bakti, Tugas pokok dan Fungsi, serta Mekanisme Kerja Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi.