Rotasi Pegawai Perkaya Pengalaman Kerja

Rotasi pegawai pada perusahaan bukan semata-mata sekedar memindahkan orang. Ada filosofi mendasar di sana, di mana setiap orang harus terus belajar dan menyesuaikan diri, demikian pula organisasi harus terus belajar dan menyesuaikan diri. Tanpa mobilitas, tanpa perpindahan, tanpa hijrah, pembelajaran tidak akan terjadi, akan muncul kejemuan dan stagnansi.

Setiap perusahaan memiliki peraturan tersendiri dalam mengatur rotasi pegawai di organisasinya, pun demikian halnya dengan PLN UIP Ring Sulmapa. Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor : 004.K/DIR/2006 Tentang Mutasi Jabatan di Lingkungan PT PLN (Persero) merupakan landasan hukum bagi lahirnya keputusan rotasi pegawai di PLN UIP Ring Sulmapa.

Kemungkinan terjadinya rotasi pegawai di PLN UIP Ring Sulmapa, dan unit pelaksananya disampaikan oleh Plt GM PLN UIP Ring Sulmapa, Suaib Sakariah, saat menerima Siswa OJT Berbasis Project Angkatan 27 di Ruang Rapat GM, pada Kamis (1/03). Di sela-sela pertemuan pagi itu, Plt GM PLN UIP Ring Sulmapa, Suaib Sakariah, menyempatkan diri berdialog dengan ketiga Siswa OJT Berbasis Project Angkatan 27, Ronald Paschalis Foudubun, Bagus Nugroho, dan Galih Widi Pradipta.

Saat berdialog dengan ketiga Siswa OJT Berbasis Project Angkatan 27, Plt GM PLN UIP Ring Sulmapa, Suaib Sakariah, menyinggung sedikit masalah rotasi pegawai, “Akan dirolling karena penempatan sekarang tidak permanen, agar semuanya memiliki pengalaman, pegawai yang di Kantor Induk akan dibawa ke Proyek, dan pegawai di Proyek akan dibawa ke Induk” ungkap Suaib Sakariah. Ketiga Siswa OJT Berbasis Project Angkatan 27 ditempatkan di tiga unit pelaksana yang berbeda, PLN UPK Ring Sulmapa I, PLN UPK Ring Sulmapa II, dan PLN UPK Ring Sulmapa III.

Mengacu pada Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor : 004.K/DIR/2006 Tentang Mutasi Jabatan di Lingkungan PT PLN (Persero), mutasi jabatan dimaksudkan sebagai salah satu cara pelaksanaan pembinaan pegawai dalam meningkatkan kompetensi individu, dan pengkayaan pengenalan terhadap kebutuhan kompetensi jabatan.

Salah satu bagian dari mutasi jabatan adalah rotasi jabatan, yaitu alih tugas dari satu jabatan ke jabatan lain yang memiliki jenjang jabatan yang sama, pada jalur jenis jabatan yang sama. Ada dua jenis mutasi jabatan, salah satunya mutasi intern unit PLN, yaitu alih tugas pegawai yang terjadi di lingkungan Unit PLN yang sama.

Mutasi dapat dilakukan apabila memenuhi serangkaian persyaratan diantaranya, diusulkan oleh atasan yang bersangkutan apabila mutasi intern unit, dan masa kerja pada jabatan terakhir atau peringkat gaji terakhir, paling sedikit satu tahun enam bulan. Mutasi pegawai atau karyawan akan menimbulkan suatu perubahan baik bagi pegawai itu sendiri maupun bagi organisasi.

Perpindahan atau rotasi pegawai ini akan menumbuhkan suasana baru, akan mendorong kreativitas dan inovasi dan orang maupun organisasi akan terus beradaptasi. Inilah esensi pembelajaran yang sangat penting. Rotasi juga akan memperkaya pengalaman kerja pegawai, akan menambah kesempatannya untuk mengembangkan kompetensi lebih lanjut.

Rotasi juga akan membuka kesempatan membangun jaringan kerja baru dan memperluas jaringan. Bukankah kemampuan orang untuk berkembang dan sukses selain dipengaruhi oleh faktor kompetensi, pengalaman, juga dipengaruhi kemampuan dalam membina jejaring. Rotasi yang dikelola dengan baik jelas akan sangat bermanfaat bagi pegawai maupun organisasi dan manfaatnya lebih besar dibandingkan dengan biaya, atau usaha lain yang diperlukan dalam proses rotasi tersebut.