Mari Bersama Menggapai Motto UPJB

Mari Bersama Menggapai Motto Kita Bersih, Hijau dan Berkwalitas

Rekan-rekan keluarga besar PT PLN (Persero) Unit Pembangkitan Jawa Bali yang saya banggakan, Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah swt Tuhan Yang Maha Esa kita panjatkan, atas rachmat dan ridhlo Nya lah kita pada minggu kemarin atau tepatnya tanggal 26 dan 27 Januari 2012 telah berhasil menyelenggarakan RAKOR UPJB yang pertama.

Dua hal penting yang menjadi catatan kita pada RAKOR tersebut adalah :

1. Komitmen kita untuk menjalankan organisasi PT PLN (Persero) Unit Pembangkitan Jawa Bali ber azas Good Corporate Governance .

Saya yakin tidak ada satupun diantara kita yang merasa terpaksa menanda tangani lembar komitmen tsb., tetapi saya lebih yakin lagi bahwa sebenarnya rekan-rekan tidak memerlukan lembar komitmen tsb. karena komitmen itu sudah ada dalam hati dan tindakan rekan-rekan semua. Namun demikian setidak-tidaknya kita memiliki dokumen yang dapat dijadikan media untuk saling mengingatkan diantara kita dikala kita lupa. Kita semua ini termasuk golongan orang-orang yang merugi, kecuali orang-orang yang saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran.

2. Kita telah menetapkan kebijakan asset manajemen merupakan alat kita dalam menjalankan bisnis proses internal, walaupun ini masih menjadi PR saya untuk menjadikannya sebuah keputusan.

Rekan-rekan yang saya banggakan, organisasi kita relative baru namun waktu ini berjalan begitu cepat sehingga kita juga harus mengimbanginya dengan tindakan yang cepat dan tepat agar kita bisa segera meraih mimpi kita menjadi pusat pembangkit tenaga listrik yang Bersih, Hijau dan Berkwalitas.

Dengan keberagaman usia kita, disiplin ilmu kita, kemampuan kita maupun pengalaman kita merupakan modal besar yang sangat bermanfaat bagi perusahaan khususnya UPJB bila kita mampu bersinergi.

Salah kalau kita menganggap orang yang belum berpengalaman adalah “tidak mampu”, karena saya percaya, orang yang menjadi insan PLN pastilah memiliki kelebihan. Pengalaman yang kurang, bukan indikasi ketidakmampuan.

Saya melihat bahwa semangat sebagai satu keluarga besar adalah modal yang sangat berharga untuk kita. Dalam suatu keluarga, tidak boleh merasa sombong karena berkelebihan, dan tidak boleh minder karena kekurangan. Yang ada adalah saling menyayangi, dan saling mengisi..

Bukankah dalam sebuah keluarga kita tidak pernah merasa terbebani dengan lahir nya adik kita ?, walau kadang kita berkelahi, namun kenyataannya kita tetap sayang, tidak pernah kita menyuruh adik kita satu hal yang nyata-nyata tidak mampu mereka lakukan, bukankah kita senang saat kita mengajari adik kita menyanyi, menulis, bersepeda bahkan hanya mengajarinya tepuk tangan. Lakukan itu pula dalam pekerjaan kita.

Selamat berkarya rekan-rekan ku, semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa memberikan kemudahan kepada kita semua dalam menjalankan amanah yang diberikan Nya.

Bekerja Keras, Bekerja Cerdas, Bekerja Ikhlas dan Bekerja Gembira

Jogjakarta, 02 Pebruari 2012

Ishvandono Yunaini A