Indonesia Sustainable Least-cost Electrification Technical Assistance (ISLE)
Kerangka pembiayaan yang mendukung elektrifikasi berkelanjutan melalui komitmen lingkungan, sosial, dan tata kelola sesuai standar internasional.
Bantuan Teknis Elektrifikasi Berkelanjutan Berbiaya Terendah Indonesia (ISLE)
Program Indonesia Sustainable Least-cost Electrification Technical Assistance (ISLE TA) bertujuan mendukung pengembangan kerangka elektrifikasi yang berkelanjutan dan berbiaya optimal melalui penurunan biaya pembangkitan, peningkatan keandalan sistem kelistrikan, serta mendorong partisipasi investasi swasta. Melalui ISLE TA, PLN memperoleh pendanaan hibah untuk menyiapkan berbagai proyek investasi prioritas melalui penyusunan studi kelayakan serta dokumen perlindungan lingkungan dan sosial.
- Enam sistem hibrida (PLTS/BESS pada pembangkit diesel eksisting) di sistem kelistrikan skala kecil, yaitu Alor, Rote, Morotai, Buru, Seram, dan Tual/Kei Kecil.
- Sepuluh proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala menengah di Flores, Sumbawa, Ternate, dan Timor.
- Lima fasilitas Battery Energy Storage System (BESS) terhubung jaringan di Flores, Sumbawa, dan Timor.
- Dua jaringan transmisi sepanjang masing-masing 80 km di Timor dan Flores.
- Peningkatan infrastruktur jaringan, seperti pemasangan bank kapasitor, transformator, dan sistem SCADA di seluruh wilayah proyek guna meningkatkan keandalan dan ketahanan sistem kelistrikan.
Dokumen Lingkungan dan Sosial berikut tersedia dalam lingkup proyek ini. Seluruh dokumen masih berstatus draft dan akan diperbarui berdasarkan hasil konsultasi teknis dengan para pemangku kepentingan. Versi terbaru akan dipublikasikan melalui situs web resmi PLN setelah Perjanjian Hibah (Grant Agreement) ditandatangani.
- Rancangan Kerangka Keterlibatan Pemangku Kepentingan (Stakeholder Engagement Framework)
- Rancangan Lampiran Kerangka Acuan Kerja (KAK) Kajian Awal Lingkungan dan Sosial untuk Studi Kelayakan
- Rancangan Rencana Komitmen Lingkungan dan Sosial (Environmental and Social Commitment Plan)
- Rancangan Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Sosial (ESMP), Rencana Aksi Pemukiman Kembali (RAP), dan Rencana Masyarakat Adat (IPP)




