Strengthening West Kalimantan Power Grid

Kerangka pembiayaan yang mendukung pengembangan jaringan listrik secara bertanggung jawab untuk meningkatkan keandalan dan akses energi.

Penguatan Jaringan Kelistrikan Kalimantan Barat

Proyek Penguatan Jaringan Kelistrikan Kalimantan Barat bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan akses terhadap pasar dan berbagai peluang ekonomi, sekaligus meningkatkan efisiensi lingkungan dengan menurunkan biaya operasional sistem kelistrikan di Kalimantan Barat yang sebelumnya masih didominasi oleh pembangkit berbahan bakar minyak (BBM) dan diesel. Proyek ini didanai oleh Asian Development Bank (ADB) dan Agence Française de Développement (AFD) melalui beberapa paket pekerjaan sebagai berikut.

Paket Proyek

Proyek ini terdiri atas beberapa paket pekerjaan, meliputi:

Paket 1

Saluran Transmisi 275 kV Bengkayang – Jagoibabang (Perbatasan Sarawak)

Paket 2

Gardu Induk 275 kV Bengkayang

Paket 3

Saluran Transmisi 150 kV Bengkayang – Ngabang – Tayan

Paket 4

Gardu Induk 150 kV Ngabang dan Tayan (Pengembangan Tahap I)

Paket 5

Gardu Induk 150 kV Tayan (Pengembangan Tahap II), Sanggau, dan Sekadau

Paket 6

Saluran Transmisi 150 kV Tayan – Sanggau

Paket 7

Saluran Transmisi 150 kV Sanggau – Sekadau

Empat paket pertama (Paket 1–4) telah beroperasi dan memungkinkan PLN mengimpor energi listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sarawak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kalimantan Barat. Implementasi proyek ini berhasil menurunkan biaya pembangkitan listrik dari sekitar USD 0,25/kWh pada tahun 2009 menjadi sekitar USD 0,09/kWh pada Oktober 2019, sekaligus mengurangi emisi karbon hingga sekitar 400.000 ton per tahun. Sementara itu, Paket 5–7 semakin memperkuat keandalan sistem transmisi dan distribusi listrik di Kalimantan Barat. Proyek ini sejalan dengan strategi pembangunan Pemerintah Indonesia, rencana pengembangan PLN, strategi kemitraan negara ADB, peta jalan sektor energi ADB, Blueprint Implementasi Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA), serta ASEAN Connectivity Plan yang menempatkan interkoneksi energi sebagai salah satu prioritas utama pembangunan kawasan.

Footer Background PLN

Connect With Us

Be part of our enthusiastic community that is interconnected in the vision of a sustainable future.

Alt : https://www.pln.co.id/webapi/media/file/webkorp/asset/pln-mobile-logo.png
Alt : https://www.pln.co.id/webapi/media/file/webkorp/asset/file100425_0348_ec74.png
Alt : https://www.pln.co.id/webapi/media/file/webkorp/asset/file100425_0348_6dd5.png
Alt : https://www.pln.co.id/webapi/media/file/webkorp/asset/file100425_0348_1f35.png

Our Office

PT PLN (Persero) Head Office Jalan Trunojoyo Blok M – I No 135 Kebayoran Baru, Jakarta 12160, IndonesiaTel: (+62) 21–7251234, 7261122 fax: (+62) 21–7221330